Hama Wereng Menyerang, Kementan Ajak Petani Bondowoso Asuransikan Lahan

oleh -33 views

BONDOWOSO – Sejumlah lahan pertanian di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, mendapatkan gangguan dari hama wereng batang coklat. Untuk menghindari kerugian, Kementerian Pertanian mengajak para petani untuk mengasuransikan lahan.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengasuransikan lahan sangat penting.

“Petani harus memastikan tanaman dan produksi mereka tidak terganggu. Dan asuransi bisa mendukung hal tersebut,” tutur Mentan SYL, Sabtu (10/7/2021).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menjelaskan lebih lanjut mengenai hal tersebut.

“Jika mengasuransikan lahan, petani akan terhindar dari kerugian. Sebab ada pertanggungan yang bisa dikeluarkan pihak asuransi jika terjadi gagal panen, utamanya akibat perubahan iklim, atau serangan organisme pengganggu tanaman dan hama,” terangnya.

Menurut Ali, hal tersebut memungkinkan lantaran asuransi adalah bagian dari mitigasi bencana.

Sementara Direktur Pembiayaan Ditjen PSP Kementan, Indah Megahwati, mengatakan proses mengikuti asuransi tidak sulit.

“Untuk asuransi, program yang bisa diikuti petani adalah Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Agar proses lebih cepat, petani bisa bergabung dengan kelompok tani. Di sana prosesnya akan dibantu,” terangnya.

Di Bondowoso, sebanyak 18 hektare lahan padi di Desa Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, terdampak hama wereng batang coklat.

Dinas Pertanian (Dispertan) setempat meminta petani segera melapor melalui PPL. Sebab jika terlambat penanganannya, padi tidak bisa diselamatkan, apalagi usia padinya belum berbiji. Karena yang diserang adalah batangnya sehingga padi menguning sebelum waktunya.

Dedi, salah seorang petani mengatakan, selama ini di kawasan tersebut memang sudah biasa terjadi hama wereng batang coklat.

Namun yang terparah saat ini, dengan menyerang 2,5 hektar sawah yang ditanami padi. Sementara belasan hektar ikut terdampak. Bahkan, sudah ada lahan yang mengalami gagal panen.

No More Posts Available.

No more pages to load.