Kerja Sama dengan Jasindo, Kementan Tegaskan AUTP Solusi Bagi Petani Agar Tak Merugi

oleh -17 views

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) menjalin kerja sama dengan Asuransi Jasindo┬ámelakukan uji coba dengan menyasar para petani melalui Asuransi Usaha tani Padi (AUTP) berbasis indeks hasil padi atau disebut AUTP berbasis Indeks Hasil Panen Padi Berbasis Area (IHPPBA).

Program Asuransi ini merupakan bagian dari Project of Capacity Development For The Implementation of Agricultral Insurance In The Republic of Indonesia (CDIAI) yang diinisiasi oleh BAPPENAS bekerjasama dengan JICA (Japan Indonesia Corporation Agency), Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, dan OJK.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan, program AUTP merupakan proteksi kepada petani agar mereka tak mengalami kerugian ketika mengalami gagal panen. Mentan SYL sadar betul jika pertanian merupakan sektor yang cukup rentan terhadap perubahan iklim dan serangan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman).

“AUTP ini menjadi pelindung bagi petani agar mereka tak mengalami kerugian ketika terjadi gagal panen akibat perubahan iklim maupun serangan OPT,” kata Mentan SYL.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menambahkan, dengan mengikuti program AUTP petani akan mendapatkan perlindungan ketika terjadi gagal panen. Perlindungan itu berupa pertanggungan sebesar Rp6 juta per hektar per musim. “Dari premi yang dibayarkan, petani akan mendapat pertanggungan ketika mengalami gagal panen. Dengan begitu, petani akan tetap memiliki modal kembali untuk memulai budidaya pertanian mereka,” papar Ali.

Dikatakannya, program AUTP sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional yakni menyediakan pangan bagi seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani dan menggenjot ekspor. “AUTP menjaga tingkat produktivitas petani, sehingga mereka tak kehilangan sisi produktifnya ketika terjadi gagal panen. Dengan AUTP, tingkat kesejahteraan petani juga terjaga dengan baik,” papar Ali.

Direktur Pembiayaan Ditjen PSP Kementan, Indah Megahwati menambahkan, program proteksi AUTP ini diberikan lantaran Kementan sadar betul risiko yang bisa dihadapi petani dalam mengembangkan budidaya pertanian mereka. “Petani itu dasar dari direalisasikannya program AUTP ini. Petani tak boleh terganggu produktivitas dan kesejahteraannya. Untuk menjaga hal itu, AUTP merupakan upaya ampuh memproteksi budidaya pertanian dan petani itu sendiri,” kata Indah.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.