KWT Cipongkor Bandung Barat Manfaatkan Hamparan 10 Ha untuk LTP

oleh -532 views

BANDUNG BARAT – Para petani di Kecamatan Cipongkor, Bandung Barat, melakuan kegiatan Luas Tambah Panen (LTP) untuk komoditas jagung hibrida. Kegiatan ini dilakukan pada di lahan dengan luas hamparan 10 hektare (ha). Kegiatan ini melibatkan KWT Sekarwangi.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Tugas kita sebagai insan pertanian adalah memastikan produksi pertanian tetap terjaga. Memastikan pangan bisa mencukupi seluruh masyarakat,” tuturnya.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan untuk memenuhi kebutuhan pangan, petani bisa memanfaatkan diversifikasi pangan lokal.

“Pangan itu tidak harus beras atau nasi. Kita bisa memaksimalkan diversifikasi pangan lokal. Memanfaatkan makanan-makanan lokal untuk mendukung ketahanan pangan,” tuturnya.

Dedi menambahkan, Indonesia memiliki pangan lokal yang sangat beragam.

“Diversifikasi pangan lokal kita sangat beragam. Aga jagung, sagu, umbi-umbian dan masih banyak lagi. INi harus dimanfaatkan agar kebutuhan pangan bisa terjaga. Intinya kita harus terus tanam, baik petani, petani milenial, poktan, KWT, gapoktan, semua harus tanam,” katanya.

Kegiatan LTP Jagung Hibrida di Desa Brnsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dilakukan oleh Poktan KWT Sekarwangi di Blok Lebak jangot.

Para petani memanfaatkan jagung varietas Bisi 816 dengan luas tanam 4 Ha dan luas hamparan 10 Ha.

Pendampingan kegiatan ini dilakukan PPL THL Ahmad M, dan Koordinator H.Solihin.(YTS/EZ)

No More Posts Available.

No more pages to load.