Magetan Dapat Bantuan RJIT dari Ditjen PSP Kementan

oleh -71 views

JAWA TIMUR – Untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Magetan, Jawa Timur, Kementerian Pertanian melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) memberikan bantuan berupa Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT).

Kegiatan yang dilakukan secara swakelola oleh Kelompok Tani Karya Tani, digelar di Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten, Magetan, Jawa Timur.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap kegiatan RJIT ini bisa berdampak positif buat petani.

“RJIT adalah bagian dari kegiatan padat karya. Tujuannya untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian. Tetapi, kita juga berharap RJIT bisa membantu menambah pendapatan petani. Sehingga manfaat RJIT bisa langsung dirasakan,” tuturnya, Kamis (10/12/2020).

Dirjen PSP Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy menyatakan hal serupa.

“Sebagai kegiatan padat karya, RJIT dilakukan bukan hanya untuk memperbaiki atau merehabilitasi jaringan irigasi yang rusak. tetapi lebih dari itu, yaitu meningkatkan dan memaksimalkan fungsi irigasi. Utamanya untuk menambahkan luas areal tanam,” tuturnya.

Menurut Sarwo Edhy, RJIT dilakukan di Magetan lantaran kondisi saluran irigasi awalnya masih berupa saluran tanah. Akibatnya, distribusi air ke lahan sawah kurang lancar bahkan sering kehilangan air akibat tanah yang porus.

“Dengan RJIT, saluran ini kita jadikan saluran irigasi permanen menggunakan konstruksi pasangan batu dengan 2 sisi saluran. Dampaknya positif. Karena Luas layanan irigasi meningkat dari 24 Ha menjadi 42 Ha,” katanya.

Dampak lainnya adalah peningkatan produktivitas dari 6,5 ton/ha menjadi 7 ton/ha, dengan intensitas pertanaman (IP) 200 atau 2 kali tanam dalam 1 tahun.

“Dampak lain dari rehabilitasi saluran ini adalah dapat dilakukannya percepatan tanam,” ujar Sarwo Edhy.(*)