Maksimalkan Proyek IPDMIP, Kementan Beri Workshop Laporan Keuangan

oleh -24,183 views
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

KAHYANGAN.NET//JAKARTA – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) terus mengawal perkembangan proyek Integrated Participatory Development And Management Of Irrigation Project (IPDMIP). Salah satunya lewat kegiatan Workshop Rekonsiliasi Laporan Keuangan On Granting Triwulan, Senin-Rabu (27-29/07/2020).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan proyek IPDMIP harus berjalan dengan baik.

“Kementerian Pertanian akan terus memantau perkembangan IPDMIP. Sebab, proyek ini bisa berdampak baik buat pertanian. Karena, IPDMIP bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani,” tuturnya.

Hal tidak jauh berbeda disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi.

“Dengan hadirnya para konsultan, baik konsultan on granting maupun konsultan regional, kita berharap proyek ini bisa berjalan dengan lancar serta tepat sasaran. Sebab, peningkatan produktivitas sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan,” terang Dedi Nursyamsi.

Sementara Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP Leli Nuryati mengatakan , selain Workshop Rekonsiliasi Laporan Keuangan On Granting, pihaknya juga melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan.

“Para konsultan, baik konsultan on granting maupun konsultan regional, sudah hampir sebulan berada di lokasi IPDMIP. Oleh karena itu, kita ingin mengetahui sejauh mana perkembangan di lokasi, juga kegiatan apa saja yang sudah dilaksanakan, dan bagaimana koordinasi di sana,” terangnya.

Untuk itu, kegiatan workshop turut menghadirkan pelaksana proyek di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten. Khususnya, yang menangani bidang keuangan dan monev kegiatan IPDMIP.

“Tim yang ada dilokasi harus berkoordinasi dengan daerah Bappeda, Dinas PUPR. Tingkatkan juga koordinasi dan kinerja di masing-masing lokasi. Kehadiran konsultan on granting dan konsultan regional kita harapkan akan mempercepat kegiatan IPDMIP,” ujar Leli.

Menurutnya, para konsultan dialokasikan ke masing-masing lokasi IPDMIP sesuai dengan kebutuhan di lokasi. Untuk itu, ia berharap pemerintah daerah bisa manfaatkan konsultan untuk mengakselerasi kegiatan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Dalam pelaksanaannya, proyek IPDMIP ini akan melakukan pemberdayaan SDM, pemenuhan sarana, dan juga infrastruktur irigasi. Agar hal tersebut tepat sasaran, maka dihadirkan konsultan. Tujuannya bukan hanya untuk membantu mengeksekusi kegiatan, tetapi juga membantu peningkatan produktivitas, ketahanan pangan, dan tentunya kesejahteraan petani,” paparnya.(EZ)

No More Posts Available.

No more pages to load.