Pangkas Biaya Produksi Petani, Jalan Pertanian Juga Tingkatkan Produktivitas

oleh -25 views

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus bergerak untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam kerangka hal tersebut, peningkatan produktivitas hasil pertanian menjadi kata kunci. Untuk mendongkrak produktivitas, salah satu program yang digulirkan adalah pembangunan jalan pertanian yang direalisasikan oleh Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan, pembangunan jalan pertanian dapat memangkas biaya produksi yang dikeluarkan petani dalam membudidayakan pertanian mereka. “Pembangunan jalan pertanian ini sejalan dengan tujuan pembangunan pertanian nasional yakni menyediakan pangan bagi seluruh rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani dan menggenjot produktivitas,” terang Mentan SYL.

Direktur Jenderal PSP Kementan, Ali Jamil menjelaskan, program pembangunan jalan pertanian ini direalisasikan sebagai bagian dari upaya mendorong pemulihan ekonomi nasional yang terdampak Covid-19.

“Sebagai bagian dari pemulihan perekonomian nasional, Ditjen PSP menyalurkan bantuan salah satunya melalui wujud pembangunan jalan pertanian di berbagai daerah dengan pengupayaan tenaga kerja padat karya,” kata Ali.

Untuk pembangunan jalan pertanian, Ali menyebut Kementan menargetkan seribu titik di seluruh penjuru Nusantara. “Pembangunan jalan pertanian ini meliputi budidaya tanaman pangan, hortikultura, peternakan dan perkebunan,” tutur Ali.

Untuk persyaratan, Ali menyebut ada tiga ketentuan yang harus dipenuhi yakni lahan harus clear and clean, status lahan jelas dan terdapat petani penerima manfaat. Sedangkan untuk spesifikasinya, Ali menyebut dimensi lebar badan jalan minimal dua meter yang dapat dilalui kendaraan roda tiga.

“Untuk dimensi jalan seperti bahu jalan, badan jalan, gorong-gorong, jembatan, saluran drainase dan lainnya disesuaikan dengan kondisi lokasi. Prinsipnya, pembangunan jalan pertanian ini mampu memangkas biaya produksi pertanian,” tegas Ali.

Salah satu penerima manfaat pembangunan jalan pertanian Kementan adalah Kelompok Tani Huyula di Desa Modelidu, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Pembangunan jalan pertanian di sini memudahkan petani dalam budidaya pertanian mereka. Penjualan hasil budidaya pertanian pun semakin mudah dilakukan lantaran akses yang semakin memungkinkan. Tentu saja, pembangunan jalan pertanian itu meringankan beban Kelompok Tani Huyula, sehingga produktivitas pertanian dan kesejahteraan mereka pun meningkat.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.