Pemuda Pancasila Ingin Sinergikan Program Organisasi Dengan Program Jokowi-Ma’ruf

oleh -55 views

JAKARTA – Ormas Pemuda Pancasila akan menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) X dan HUT ke 60 Tahun Pemuda Pancasila di Hotel Sultan Jakarta, pada 25-28 Oktober 2019.

Sekitar 1500 pengurus wilayah dan Ormas cabang Pemuda Pancasila dari seluruh Indonesia dijadwalkan menghadiri Mubes X dan HUT ke 60 ormas Pemuda Pancasila tersebut.

Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila (PP), Japto Soerjosoemarno, mengaku bersyukur bahwa acara Mubes X ini bertepatan dengan baru dilantik Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia dan KH. Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden periode 2019-2024.

Sehingga, kata Japto, kalau hari Rabu (23/10/2019) Jokowi mengumumkan kabinetnya, maka Pemuda Pancasila sudah mendapat gambaran mengenai yang disampaikan oleh Jokowi yakni 5 program prioritas ke depan.

“Mungkin program Pak Jokowi itu bisa disinergikan dengan kita, sehingga kesiapan masyarakat khususnya kami Pemuda Pancasila dapat ikut mempercepat terlaksananya program tersebut, karena inilah kewajiban warga negara,” ujarnya di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2019).

Japto menjelaskan, tema yang dipakai dalam Mubes X adalah “Mengembalikan Marwah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, Sesuai Naskah Asli Yang Ditetapkan pada 18 Agustus 1945”.

“Karena kita lihat dengan adanya amandemen dan segala macam yang terjadi sekarang, kita kembali kepada konflik-konflik suku, agama, kemudian kepartaian dan segala macam, yang tidak pernah terjadi sebelumnya,” ucapnya.

Menurutnya, pada zaman Bung Karno, cuma ada gerakan anti pemerintah, dan aliran isme yang lain di luar Pancasila, tapi tidak pernah menjadikan pertentangan antar suku, antar agama dan lain-lain. “Jadi itu prinsip yang tetap kita pegang sebagai program Pemuda Pancasila dalam melaksanakan amanat kelahirannya,” pungkasnya.

Mubes X yang akan berlangsung di Hotel Sultan Jakarta pada 25-28 Oktober 2019 ini juga akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 26 Oktober 2019, dan akan ditutup oleh Wakil Presiden Prof. KH. Ma’ruf Amin pada 28 Oktober 2019. (*)