Pemuda Pancasila instruksikan seluruh anggota berkontribusi bangkitkan ekonomi

oleh -133 views

SURABAYA, Sabtu (28/11/2020): Kondisi ekonomi Surabaya yang sempat terhempas akibat Pandemi Covid-19 memunculkan keresahan di tubuh Pemuda Pancasila (PP). Untuk itu, dalam Rapat Kerja Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kota Surabaya 2020 yang digelar di Empire Hotel Surabaya, Sabtu (28/11/2029), Sekretaris Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Jatim, M. Diah Agus Muslim secara khusus menginstruksikan kepada seluruh anggota PP di kota Surabaya untuk bergerak bersama, ikut berkontribusi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Agus Muslim mengatakan, pandemi telah mengakibatkan terjadinya pembatasan, baik dalam kegiatan sosial maupun kegiatan ekonomi. Hal ini guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. “Dalam persoalan kegiatan sosial, kita harus menjaga protokol kesehatan secara ketat sehingga bisa membantu pemerintah untuk menanggulangi atau mengendalikan penyebaran Covid-19. Harapannya, tentu bagi seluruh kader PP bisa mematuhi protokol kesehatan yang sudah dipandu secara jelas oleh pemerintah. Tetapi kegiatan ekonomi tidak bisa berhenti walaupun ada pandemi. Artinya kegiatan ekonomi harus tetap dilakukan tanpa mengabaikan protokol kesehatan,” tegas Agus Muslim.

Untuk itu, ia berharap seluruh struktur organisasi PP khususnya di kota Surabaya, mampu menggerakkan kegiatan ekonomi untuk terus berjalan tanpa melanggar protokol kesehatan dengan melakukan transformasi teknologi. Karena di masa pandemi ini telah terjadi transformasi yang luar biasa sehingga transaksi bisa dilakukan secara online atau daring, tanpa harus tatap muka

“Harapan kami, inilah yang akan menimbulkan kreasi baru dalam mendistribusikan barang yang itu juga tumbuh di teman-teman PP, di PAC dan Ranting-Ranting. Karena saat ini yang dibutuhkan hanyalah kemampuan kreatifitas saudara-saudara,” kata Agus Muslim dihadapan 31 PAC dan 9 Lembaga Badan MPC PP Kota Surabaya yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia juga berpesan, dalam hal pergerakan ekonomi, anggota PP dituntut untuk berkreasi secara mandiri tanpa harus menunggu kebijakan organisasi. Ekonomi harus terus bergerak sehingga kreatifitas sangat dibutuhkan. Yang didepan, ujarnya, adalah bagaimana anggota PP memutar otak agar ekonomi terus berjalan. Minimal mendapatkan keuntungan secara pribadi dengan cara yang benar. Karena proses distribusi dan proses marketing sekarang sudah terbuka, tidak harus memakai flyer atau pamflet dan brosur tapi bisa lewat grup WA dan sosmed.

“Maka tinggal saudara-saudara, mau memanfaatkan itu apa tidak. Mau mencari peluang dengan pola online atau tidak. Itu saja opsinya. Kalau saudara-saudara tidak mau memanfaatkan dan tidak memiliki kreatifitas untuk kembangkannya, maka saudara-saudara tidak lebih hanya akan menjadi konsumen. Tetapi kalau uang tidak cukup maka harus dilakukan upaya luar biasa untuk terus berkreasi dan memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekeliling untuk menopang kebutuhan ekonomi saudara,” tegasnya.

Keinginan untuk ikut berkontribusi dengan maksimal terhadap program PEN menjadi lebih mudah terwujud dengan melihat potensi yang dimiliki PP Kota Surabaya. Selain memiliki anggota yang paling besar dengan infratruktur organisasi yang lengkap di seluruh Jatim, PP Kota Surabaya juga telah memiliki 90 titik jaringan pemasaran Rumah Pangan Kita (RPK), kerjasama dengan Perum Bulog Divre Jatim.

“Ini adalah satu model awal titik distribusi yang sangat dibutuhkan karena ini titik distribusi yang ada di paling bawah. Kalau ini bisa dikreatifitaskan secara maksimal dan kemudian dinetworkingkan dengan teman-teman di Kadin dan lain sebagainya, maka ini akan jadi potensi yang bisa menggerakkan ekonomi,” tambahnya.

CEO Think Indonesia Esti Nalurani yang juga menjabat sebagai Pengurus Kadin Surabaya mengamini dan menyatakan siap bersinergi dengan MPC PP Kota Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, Cici, panggilan akrab Esti Nalurani, berkesempatan memberikan materi tentang ekonomi Surabaya dan potensi yang bisa digarap, utamanya di masa pandemi.

Sementara itu, Ketua MPC PP Kota Surabaya Haries Purwoko menegaskan bahwa Rapat Kerja Cabang tahun 2020, merupakan momentum bagi Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Surabaya untuk melahirkan program yang strategis demi terwujudnya cita-cita organisasi dalam kerangka Garis Besar Pokok Perjuangan Organisasi sebagaimana amanah Musyawarah Besar Pemuda Pancasila.

Pemuda Pancasila adalah sebuah organisasi yang berbentuk Organisasi kemasyarakatan, yang tentunya memiliki tugas dan tanggung jawab yang lebih kompleks dan rumit untuk dapat menjangkau lebih luas ke seluruh aspek kebutuhan masyarakat. Hal demikian tentunya lebih besar tanggung jawabnya dibanding ketika masih berbentuk organisasi Kepemudaan,

“Kami MPC Pemuda Pancasila Kota Surabaya sadar betul bahwa semakin besar sebuah organisasi, maka tantangan baik yang datang dari internal maupun eksternal akan semakin besar, semakin variatif dan njlimet. Kami menyadari bahwa hal demikian adalah cambuk agar kami terus berbenah melakukan perbaikan sistem, meningkatkan tanggung jawab struktural, dan melakukan konsolidasi secara menyeluruh di semua jenjang organisasi,” tegasnya.

Untuk itu, konsolidasi awal yang dilakukan adalah menggembleng seluruh Pengurus Anak Cabang se Kota Surabaya untuk memperkuat strukturalnya sampai di tingkatan Anak Ranting. Karena para pengurus PAC yang tersebar di seluruh Kota Surabaya tersebut, bukanlah jejaring yang passif, dan bukan pula anggota-anggota yang hanya menunggu perintah, tapi mereka berpartisipasi aktif, berperan maksimal dalam dinamika ekonomi, politik, budaya, pertahanan dan keamanan di daerah masing-masing,

“MPC Pemuda Pancasila akan memaksimalkan tugas, peran dan fungsi Badan dan Lembaga yang telah terbentuk. Badan dan Lembaga tersebut diantaranya: Koti Mahatidana, Srikandi, Satuan Pelajar dan Mahasiswa, Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum, Badan Pengusaha, Badan Buruh, serta Badan Tani dan Nelayan. Badan dan Lembaga tersebut merupakan bentuk keseriusan kami untuk menjangkau ke segala aspek kebutuhan masyarakat. Bahwa kami tidak hanya mempersiapkan kader untuk mengawal keberlangsungan sosial dan politik, kami juga mempersiapkan kader-kader untuk mampu menghadapi tantangan ekonomi khususnya arus perdagangan internasional. Segala dan dan upaya perlu dikerahkan untuk memaksimalkan potensi masyarakat yang bergerak dalam sektor UMKM, agar daya saing mereka kuat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Haries juga menyinggung soal ijtihad politik PP Kota Surabaya atas dukungannya terhadap Ery Cahyadi dan Armuji dalam pencalonan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya untuk dimantabkan menjadi rekomendasi khusus.

Ery Cahyadi yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan terimakasih dan sangat bangga kepada seluruh anggota PP yang dengan semangat dan tekat kuat mendukung pemenangannya dalam kancah pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya.

Ia juga berjanji untuk terus bersinergi dengan PP dalam pengembangan kota Surabaya kedepan, jika ia terpilih dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah besok. “Semua bagian dari pembangunan Kota Surabaya adalah bagian dari PP. Karena itu saya sampaikan, insyaallah di tahun depan yang saya dengungkan adalah satu, warga Surabaya semuanya harus sudah bekerja. Tidak boleh lagi ada warga Surabaya yang tidak bekerja,” tegasnya.(*)