Petani Ciamis Diajak Jaga Lahan dengan Asuransi

oleh -40 views

CIAMIS – Kementerian Pertanian mengimbau petani di Dusun Desa, Desa Sukadana, Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, untuk menggunakan asuransi pertanian. Terlebih, tingginya curah hujan membuat Sungai Cisadap meluap. Akibatnya, seluas 10 hektar lahan sawah yang baru ditanam terancam gagal panen lantaran terendam air luapan sungai.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan meningkatnya curah hujan harus diantisipasi petani.

“Berdasarkan informasi BMKG, kita menghadapi fenomena La Nina. Dimana curah hujan akan lebih tinggi dari biasanya. Kondisi ini bisa mengganggu buat pertanian dan bisa menyebabkan gagal panen. Oleh sebab itu, kita mengajak petani untuk memanfaatkan asuransi,” katanya, Selasa (5/1/2021).

Pernyataan serupa disampaikan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy.

“Asuransi adalah bagian dari mitigasi bencana. Asuransi akan meng-cover lahan-lahan pertanian dan ada proses ganti rugi saat lahan pertanian gagal panen,” terangnya.

Ditambahkannya, dengan asuransi petani bukan hanya bisa terhindari dari kerugian.

“Asuransi memiliki klaim yang bisa dimanfaatkan petani untuk tanam kembali. Dengan asuransi petani bisa beraktivitas di lapangan dengan tenang,” katanya.