Petani dan Penyuluh Siak Dipoles Kementan Lewat Pelatihan

oleh -43 views

SIAK – Peningkatan kapasitas petani dan penyuluh pertanian dilakukan Kementerian Pertanian di Kabupaten Siak, Riau. Peningkatan dilakukan melalui Pelatihan bagi Petani dan Penyuluh Angkatan V dan VI yang dilakukan Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi, UPT dibawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan.

Pelatihan diikuti 30 peserta setiap angkatan, terdiri dari petani dan penyuluh pertanian. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Aula Kantor Camat Dayung, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Tema yang diangkat adalah peningkatan kapasitas petani dan penyuluh, dengan focus utama pemanfaatan lahan kelapa sawit replanting untuk tanaman hortikultura.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan pentingnya peningkatan kualitas SDM dalam pembangunan pertanian.

“Untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, diperlukan SDM yang berkualitas, terutama kualitas petani dan penyuluh sebagai garda terdepan terdepan,” katanya.

Sementara Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, berharap melalui kegiatan pelatihan  ini akan ada peningkatan kualitas sumber daya petani dan penyuluh.

“Dan tentunya kita harapkan berdampak pada peningkatan produktivitas pertanian. BPPSDMP dalam menyusun perencanaan program pembangunan pertanian memprioritaskan petani dan penyuluh pertanian sebagai lokomotif, penggerak dan pelopor yang inovatif, kreatif, profesional, mandiri, mampu bersaing, dan berwawasan global,” tambah Dedi.

Kegiatan pelatihan sendiri dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI, Effendi Sianipar, Kepala Dinas Pertanian Budiman Sapari, Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi Zahron Helmy, secara virtual, Kasie Penyuluhan Budiman, Perwakilan dari Bapeltan Jambi Ahmad Syariful Jamil, Penghulu Kampung Sialang Sakti Iswanto M. Alim, dan KTTNA Provinsi Riau. Serta dibuka secara virtual oleh Anggota Komisi IV DPR RI Effendy Sianipar.

Dalam arahannya Effendy Sianipar mengharapkan agar dengan adanya Bimtek ini kapasitas petani dan penyuluh meningkat sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dengan baik.

“Tujuan utama kita adalah untuk meningkatkan kinerja sektor pertanian, DPR RI akan mendorong program-program yang dapat meningkatkan kinerja sektor pertanian,” tuturnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Siak, Budiman Sapari, menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya acara ini.

“Kita mengucap banyak terima kasih karena acara bisa terselenggara, terutama di saat pandemi dan krisis seperti ini,” tuturnya

Ditambahkannya, Kabupaten Siak sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai pekebun kelapa sawit.

“Petani umumnya belum sadar terkait potensi besar yang dapat dikembangkan melakukan tumpang gilir tanaman kelapa sawit yang baru direplanting dengan tanaman hortikultura,” katanya.

Menurutnya melalui pelatihan ini dapat memberikan wawasan bagi petani dan penyuluh dan nantinya diharapkan dapat meningkatkan pendapatannya.

Perwakilan Bapeltan Jambi Ahmad Syariful Jamil, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara lembaga eksekutif yang dalam hal ini BPPSDMP dengan DPR RI.

“Kolaborasi ini dimaksudkan untuk menggerakan roda perekonomian di sektor pertanian terutama akibat adanya pandemic yang sedang melanda seperti saat ini. Diharapkan pelatihan ini benar-benar dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja sektor pertanian khususnya di Kabupaten Siak,” jelas Jamil.

No More Posts Available.

No more pages to load.