Petani Sumbar Dikenalkan dengan Akses Pasar di Pelatihan Rantai Nilai IPDMIP

oleh -78 views
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

KAHYANGAN.NET//PADANG – Salah satu hal penting dalam pertanian adalah akses. Proyek Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project (IPDMIP) di Sumatera Barat, memperbaiki akses pasar buat petani melalui Pelatihan Dasar Rantai Nilai.

Pelatihan Dasar Rantai Nilai diselenggarakan oleh UPTD Balai Pelatihan Penyuluhan Pertanian (BPPP) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat, 17-20 November 2020.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, mengatakan akses pasar sangat penting buat petani.

“Petani harus memiliki akses untuk menjual hasil pertaniannya. Dengan terbukanya akses pasar, petani mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan untung yang lebih baik,” terangnya.

Dedi Nursyamsi menjelaskan, hal inilah yang membuat Pelatihan Dasar Rantai Nilai IPDMIP di Sumatera Barat menjadi penting.

“Dalam Pelatihan Dasar Rantai NiIai, petani di Sumatera Barat diajarkan cara membuka dan mengenal akses pasar. Hal ini tentu akan menjadi nilai tambah buat petani,” terangnya.

Pelatihan Dasar Rantai Nilai di Sumatera Barat diikuti oleh unsur staf Dinas Pertanian, staf Bappeda (Bidang Ekonomi), penyuluh pertanian (PNS/THL-TBPP/Staf Lapangan) serta Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan Anggota Tim Rantai Nilai Kabupaten lainnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan petani tidak boleh hanya mengerti cara menanam.

“Petani juga harus mengetahui bagaimana sebenarnya rantai nilai dalam pertanian, bagaimana caranya mengakses pasar yang bisa meningkatkan pendapatan mereka,” tuturnya.(PF/EZ)