Ketika Pariwisata Bangkitkan Ekonomi Masyarakat Desa Wisata Gampong Nusa di Aceh Besar

oleh -69 views

ACEH BESAR – Salah satu desa yang merasakan dampak positif Pariwisata adalah Desa Gampong Nusa yang terletak di Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar. Gampong Nusa kini telah menjelma menjadi destinasi wisata. Keberadaannya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Ya, Desa Gampong Nusa memulai pengembangan melalui pengelolaan sampah. Sukses dengan pengelolaan sampah, program pembangunan desa ditingkatkan menjadi desa wisata.

“Ada beberapa kegiatan yang ditawarkan, wisata budaya, kuliner, dan alam,” kata Ketua Lembaga Pariwisata Nusa Nurhayati, Rabu (24/3/2021). Gampong Nusa yang terletak di pinggiran Kota Banda Aceh ini memiliki alam nan asri, persawahan yang luas, serta perbukitan hijau. Sore hari, pengunjung bisa bergabung dengan anak-anak untuk mandi di sungai, melompat dari pepohonan.

“Kami juga menyediakan penginapan untuk wisatawan, tapi jangan berpikir sebagaimana hotel atau villa. Menginapnya di rumah warga, sehingga ada interaksi positif,” kata Nurhayati.

Dalam pengelolaannya, Desa Wisata Gampong Nusa mengubah jalan hidup warga setempat. Perekonomian mereka meningkat drastis. Tingkat kemiskinan terputus. Ya, ekowisata di Desa Wisata Gampong Nusa merupakan aktivitas yang menambah pendapatan ekonomi masyarakat tanpa merusak lingkungan, serta mengelola potensi yang ada.

“Pengelolaannya akan berjalan jika saling menguntungkan. Pengunjung puas dan perekonomian masyarakat meningkat,” tutur dia.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf), Nia Niscaya menuturkan, Desa Wisata Gampong Nusa merupakan desa yang tepat untuk dikunjungi masyarakat urban. “Di Gampong Nusa, kita bisa melihat aktivitas masyarakat desa yang sudah jarang ditemui di perkotaan. Pengelola juga cukup kreatif menawarkan paket wisatanya. Saat musim turun ke sawah misalnya, wisatawan yang ingin merasakan bagaimana menjadi petani bisa ikut menanam padi,” tutur Nia.

Pelibatan masyarakat dalam konteks pembangunan dan pengembangan desa wisata menurut Nia mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat. Hal itu pula yang nampak di Desa Wisata Gampong Nusa.

“Bagaimana pariwisata betul-betul berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat nampak sekali di sini. Potensi yang dikembangkan juga berangkat dari kekuatan yang ada di desa ini,” ujar Nia.

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu menambahkan, desa wisata kini telah menjelma menjadi obyek wisata menarik yang dilirik oleh wisatawan.

Kehadirannya menjadi nilai tambah bagi suatu kawasan. “Di desa wisata biasanya seluruhnya terintegrasi dengan baik. Semua potensi tergali dengan baik seperti destinasinya, adat istiadat, budaya, ekonomi kreatifnya seperti kuliner dan oleh-oleh,” tutur pria yang karib disapa VJ tersebut.

Tak hanya itu, VJ juga menilai di desa wisata ada pula cerita rakyat yang melatarbelakanginya yang bisa dikemas menjadi daya tarik tersendiri. “Itu juga menjadi kekuatan tersendiri dari keberadaan desa wisata,” tutur dia.

Koordinator Pemasaran Regional I Area I Kemenparekraf/Baparekraf, Taufik Nurhidayat menambahkan, kenyamanan dalam mengunjungi sebuah destinasi adalah suatu hal yang menjadi pilihan pada masa pandemi saat ini. Apalagi, belakangan juga orientasi wisatawan mulai bergeser dari obyek wisata pantai dan buatan ke obyek wisata edukasi seperti desa wisata.

“Karena di desa wisata itu sekali mengunjungi namun mendapatkan banyak hal mulai edukasi, alam, adat istiadat, budaya, kuliner dan lainnya. Sehingga ini meninggalkan kesan mendalam dan menjadi pilihan berlibur bersama keluarga,” urai Taufik.

Ia berharap desa lain juga dapat terus menggali potensi yang dimilikinya sehingga di Aceh Besar ini semakin banyak bertumbuhan desa-desa wisata lainnya. “Saya kira ada banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk menjadi desa wisata. Tentu kami mendukung hal tersebut agar potensi itu dapat tergali yang pada akhirnya meningkatkan taraf hidup masyarakat,” tegas Taufik.(*)