Perkuat Pasar Indochina dan Aksesibilitasnya, Kemenparekraf Gelar Famtrip Jakarta-Yogyakarta

oleh -472 views

JAKARTA – Penguatan pasar Indochina dilakukan Kemenparekraf. Zonasi sasarannya ada di Kamboja. Poros tersebut akan dihubungkan dengan destinasi Jakarta dan Yogyakarta melalui program Famtrip. Para pesertanya kompleks dengan beragam latar belakang. Program ini juga menjadi branding rute baru Citilink.

Brading Wonderful Indonesia melalui Famtrip ini akan digelar 4-8 November 2019. Program ini jadi sinergi besar antara Kemenparekraf, KBRI Phnom Penh, dan Citilink. Apalagi, Citilink menghubungkan poros Phnom Penh, Kamboja, dengan Jakarta. Mereka juga menawarkan connecting flight menuju area Yogyakarta. Yogyakarta menjadi destinasi unggulan pasar Indochina karena dekat dengan Borobudur.

“Posisi Indochina sangat penting bagi pariwisata Indonesia. Pasar ini kompetitif, apalagi ada dukungan Citilink sebagai aksesibilitasnya. Dengan sinergi tersebut, kami sangat optimistis pasar di Kamboja akan optimal. Pergerakan wisatawannya akan maksimal menuju Indonesia,” ungkap Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati, Jumat (1/11).

Digelar 5 hari, Famtrip akan menyertakan 16 orang peserta. Komposisinya terdir dari 8 orang TA/TO, lalu 7 nama berstatus Social Media Influencers dan Bloggers. Lalu, slot lainnya diisi pendamping dari KBRI Phnom Penh. Dessy menambahkan, komposisi peserta Famtrip sangat ideal. Sebab, penguatan industri pada poros ini secepatnya harus tercapai.

“Komposisi peserta famtrip ideal. Kami harus menguatkan industri dan potensi bisnisnya. Untuk itu, kami sertakan banyak TA/TO dari Kamboja. Sebagai penyeimbang, brandingnya akan didukung para Social Media Influencers dan Bloggers. Secara keseluruhan, network para peserta Famtrip sangat bagus. Kami juga yakin, poros bisnis Phnom Penh-Jakarta plus Yogyakarta cepat berkembang,” lanjutnya.

Mendekatkan destinasi dengan pasar Kamboja, beberapa destinasi akan dieksplorasi. Untuk destinasi Jakarta, warna eksotis yang ditawarkan adalah Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Menempati areal seluas 150 Hektar, TMII didukung oleh berbagai wahana. Selain danau archipelago, TMII pun memiliki 32 Anjungan Daerah, 18 Museum, 20 Wahana Utama plus Teater, 13 Taman, dan beragam fasilitas lain.

Untuk menunjang kenyamanan wisatawan, TMII dilengkapi Kereta Gantung. Dengan fasilitas unik ini, wisatawan bisa menikmati eksotisnya danau archipelago dan banyak anjungan. Keunikan lainnya pun ditawarkan melalui Monorail atau Aeromovel Taman Mini. Serupa Kereta Gantung, Aeromovel Taman Mini juga memungkinkan wisatawan menikmati beragam anjungan dan spot menarik TMII.

“Jakarta menjadi destinasi menarik dengan TMII-nya. Di TMII, peserta ini bisa menikmati keindahan budaya Indonesia. Sebab, ada banyak miniatur Anjungan Daerah dan aneka show kesenian tradisional. Selain itu, mereka juga bisa menikmati wisata belanja. Sebab, di Jakarta banyak memiliki pusat wisata belanja dengan kelas dunia. Produknya berkualitas dengan harga kompetitif,” jelas Dessy lagi.

Menguatkan destinasi Jakarta, beragam spot unik dan menarik sudah disiapkan di Yogyakarta. Ada 7 spot terbaik yang akan dieksplorasi. Peserta Famtrip akan mengunjungi kemegahan Candi Borobudur. Selain menikmati kemegahan struktur bangunan plus warna eksotis reliefnya, wisatawan sebenarnya bisa menikmati keindahan sunrise-nya.

Candi Borobudur ini terkenal dengan golden sunrise-nya. Suasananya dijamin artistik apalagi cahayanya beradu dengan keeksotisan stupa-stupanya. Lebih menarik, destinasi ini menyiapkan paket Borobudur Sunrise atau Sunset. Banderolnya Rp475 Ribu bagi wisman dewasa, lalu Rp250 Ribu bagi anak-anak. Harga ini sudah termasuk breakfast bagi Sunrise, lalu dinner untuk Sunset. Ada juga souvenir menarik.

“Komposisi destinasi yang ditawarkan melalui Famtrip pasti akan direspon positif pasar Kamboja. Sebab di situ ada banyak keunikan dan kekhasan. Kami juga ingin mengenalkan bandara baru di Yogyakarta yang megah. Bandara ini juga terkoneksi dengan beberapa kota di mancanegara,” papar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani.

Melengkapi keindahan Borobudur, beberapa destinasi akan ditawarkan di Yogyakarta. Peserta Famtrip akan mengunjungi Keraton Yogyakarta, Taman Sari Yogyakarta, Batik Winotosastro, dan area Malioboro. Experience mereka semakin lengkap dengan Ramayana Ballet Show dan Lava Merapi Tour di kaki Gunung Merapi.

“Secara keseluruhan Famtrip ini akan menjadi experience terbaik bagi para pesertanya. Mereka bisa menggali berbagai sisi dari destinasinya, lalu mengabarkannya kepada masyarakat Kamboja. Dengan begitu, pergerakan wisatawan Kamboja akan semakin positif. Bagaimanapun, pasar Kamboja jadi bagian strategi untuk mewujudkan target kunjungan wisman tahun 2019 ini,” tutup Rizki.(*)