The Entry Point of Wonderful East Indonesia Yacht Rally 2019, Ajang Pembuktian Kekuatan Bahari Kalimantan

oleh -251 views

Kalimantan Utara – Siapa yang bisa menampik keindahan Indonesia. Aura kecantikannya seolah tak pernah berhenti memanjakan siapapun yang datang. Seperti halnya para peserta sail internasional bertajuk The Entry Point of Wonderful East Indonesia Yacht Rally 2019. Puluhan yachter dari berbagai negara dibuat terpukau kecantikan alam dan budaya Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (29/8).

Begitu tiba di Pelabuhan Liem Hie Djung, Rabu (28/8), sambutan meriah bahkan telah menanti. Tarian Selamat datang dengan berbagai bonus atraksi langsung menyambut awak kapal dari 25 yach tersebut. Mereka pun diajak mengeksplorasi pulau Sebatik tang merupakan tapal batas Indonesia. Dari mulai Monumen Garuda Perkasa NKRI, Long Bridge pulau Sebatik, hingga pantai Batulamampu.

“Ini merupakan strategi Kemenpar berkolaborasi dengan pemerintah daerah yang sangat baik menyambut para wisatawan yachter yang datang. Apalagi mereka merupakan yachter internasional yang berasal dari berbagai negara. Ini merupakan strategi kita menyambut para wisatawan yachter yang datang. Apalagi mereka ini merupakan yachter internasional yang berasal dari Australia, Italia, USA, Selandia Baru, Inggris, Belanda dan Perancis. Dengan ini diharapkan akan semakin mengangkat lini bahari di Kalimantan, Khususnya Nunukan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Nunukan Syafrudin, Kamis (29/8).

Langkah promosi pun terus berlanjut. Bukan saja atraksi, para yachter ini pun dibawa lebih jauh menyingkap pariwisata di perbatasan. Sebuah wolcome dinner juga digelar memanjakan para yachter yang datang. Dinner pun diset maksimal menggali berbagai potensi pariwisata Nunukan. Para wisatawan juga dibawa ke Pulau Sebatik.

“Kami juga mengajak mereka menggali berbagai destinasi yang ada. Dari mulai brosure, seminar kit juga kita berikan disamping pemaparan destinasi oleh stakeholder Nunukan. Dengan itu diharapkan para yachter ini membawa kabar keindahan Nunukan ke dunia,” kata Deputi Pengembangan Pemasaran I Rizki Handayani.

Tak dapat dipungkiri, Kemenpar telah menetapkan lini bahari merupakan jalur cepat untuk mengoptimalkan pintu masuk wisman. Trennya pun selalu terkatrol positif. Wisata bahari diharapkan akan memberikan kontribusi sebanyak 4 juta wisman dari target 20 juta kunjungan wisman pada 2019. Apalagi kekayaan bahari Indonesia sangat luas dan beragam. Terutama Kalimantan yang terus dipoles sektor pariwisatanya.

Dengan itu, terobosan demi terobosan memang jelas diperlukan untuk memaksimalkan potensi pariwisata Kalimantan. Terlebih Kalimantan sebagai daerah strategis dan crossborder relatif mudah mendatangkan wisman dengan keuntungan berdekatan dengan Malaysia atau pun negara ASEAN lainnya. Tentunya keberhasilan Kalimanta menyedot wisman tentunya berimbas pada keberhasilan pencapaian target secara nasional.

Hal tersebut juga diamini Menteri Pariwisata Arief Yahya. Menpar pengatakan saat ini regulasi serta infrastruktur terus diperbaikan sehingga semakin memudahkan para yachter untuk menikmati wisata bahari Indonesia.

“Beberapa infrastruktur yang belum memadai terus dikebut penyempurnaannya. Penyempurnaan regulasi juga sudah digulirkan. Termasuk juga bagi yacht, seperti kemudahan pengurusan izin entry-exit serta pemberian bebas visa kunjungan. Kami optimis kedigjayaan jalur maritim kita akan memasuki era keemasan” tutup. Menteri asal Banyuwangi tersebut. (*)