Tutup FBPT 2019, Ifan Seventeen Bikin Pasar Terapung Happy Ending

oleh -321 views

BANJARMASIN – Festival Budaya Pasar Terapung (FBPT) 2019 berakhir penuh kesan, Sabtu (24/8) malam. Terlebih dengan hadirnya Ifan Seventeen, memicu antusias warga untuk memadati halaman kantor Gubernur Kalimantan Selatan.

Ifan tampil sangat memukau. Kehadirannya mampu memberi semangat dan energi positif bagi seluruh pengunjung, terutama generasi millenial. Tak hanya tampil sekilas, Ifan bahkan membawakan 8 lagu. Kali ini, ia ditemani Big Bos Band yang sukses mengiringinya hingga lagu terakhir.

Lagu ‘Selalu Mengalah’ dari Seventeen mengawali perform Ifan di panggung. Penonton makin terlihat baper saat lagu kedua ‘Yang Terlupakan’ dari Iwan Fals, mengalun syahdu penuh penghayatan.

Lagu demi lagu terus bergulir. Antara lain Di Ujung Jalan, Ayah, Dia, Kangen, Kemarin, dan Pergi Pagi Pulang Pagi. Penampilan Ifan ditutup dengan lagu ‘Jaga Selalu Hatimu’ dari Seventeen. Dalam lagu terakhir ini, Ifan berduet dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Dahnial Kifli.

“Terima kasih kepada Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, dan Kementerian Pariwisata. Kita jumpa lagi di lain kesempatan. Selamat malam, Banjarmasin” teriak Ifan kepada penonton.

Usai menghibur masyarakat, Ifan mengaku sangat respek dengan kegiatan ini. Menurutnya, FBPT adalah event pariwisata yang seru dan keren. Secara umum, Ifan sangat mendukung pariwisata Indonesia. Baginya, Indonesia jauh lebih menarik dari negara lain. Sebab, tiap daerah di Tanah Air punya keunikan tersendiri. Seperti Banjarmasin yang punya Pasar Terapung.

“Khusus Banjarmasin, saya paling suka kulinernya. Begitu sampai di sini, langsung makan nasi kuning. Rasanya enak banget. Pokoknya kuliner terbaik di Indonesia,” ungkapnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Rizki Handayani mengatakan, malam puncak FBPT 2019 diisi beragam pertunjukan. Selain penampilan Ifan Seventeen, ada juga tarian budaya Betawi yang disumbangkan Dinas Pariwisata DKI Jakarta.

“Seluruh rangkaian FBPT 2019 berakhir dengan sukses. Banyak pengunjung yang hadir. Baik masyarakat setempat, maupun wisatawan domesti dan mancanegara. Saya tetap berharap kegiatan ini bisa terus dievaluasi, sehingga perhelatan tahun depan jauh lebih baik,” ucapnya.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional IV Kemenpar Adella Raung menambahkan, FBPT 2019 dirancang dengan konsep dasar, agar wisatawan dapat merasakan sensasi dan keunikan pasar terapung di Banjarmasin. Adapun misi kegiatan ini antara lain untuk mempromosikan potensi pariwisata di daerah setempat.

“Saya yakin kegiatan ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisnus dan wisman ke Kalimantan Selatan. Terlebih, event ini juga dilaksanakan dalam rangka mendukung gerakan Visit Kalsel 2020,” jelasnya.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan, pasar terapung merupakan budaya lokal yang sudah berlangsung lama. Karenanya, pasar ini bisa menjadi kekuatan Kalimantan Selatan untuk mengembangkan destinasinya sehingga semakin dikenal luas.

“Festival Pasar Terapung akan menjadi buruan wisatawan. Terutama yang suka mencari konten menarik, baik fotografer maupun videografer. Terlebih, wisatawan bisa terlibat langsung dalam aktivitas pasar. Minimal sebagai pembeli. Ini tentu menjadi pengalaman yang menarik dan otentik bagi mereka,” tandasnya. (*)