We Love Bali, Ajak Wisatawan Menikmati Sunset Memukau di Pura Tanah Lot

oleh -58 views

BALI – Bali memang dikenal sebagai tempat yang menyuguhkan pesona alam memukau. Banyak pantai yang terlihat asri dan sangat terjaga kebersihannya. Salah satu destinasi wisata menarik yang mungkin bisa Anda kunjungi saat berada di Bali adalah Pura Tanah Lot. Untuk mencapai ke lokasi Pantai Tanah Lot dari Bandara Ngurah Rai, Anda diharuskan menempuh perjalanan sejauh 26,9 km dengan waktu kurang lebih selama 1 jam. Pantai ini terletak di bagian utara dari Pantai Batu Bolong.

Kata Tanah Lot sebenarnya diambil dari kata yang berarti “tengah laut”. Hal tersebut karena batu dan Karang terletak di tengah laut, pinggir pantai. Keunikan itulah yang membuat destinasi wisata ini memiliki magnet tersendiri bagi para wisatawan domestik maupun internasional.

Selama Pandemi virus Covid-19 banyak sektor yang ikut mendapat imbas buruk. Salah satunya adalah di sektor pariwisata. Melihat hal tersebut Kemenparekraf bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali membuat sebuah program kampanye bertajuk We Love Bali guna menarik kembali wisatawan domestik maupun internasional di masa new normal pandemi Covid-19.

Demi memastikan kesiapan destinasi wisata Pura Tanah Lot aman untuk dikunjungi wisatawan, pihak pengelola dan instansi terkait tetap menerapkan protokol kesehatan yang berbasis CHSE (Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan). CHSE ini mulai diterapkan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia sejak September 2020.

Penerapan CHSE ini dibuktikan lewat ketersediaan fasilitas cuci tangan di seputaran pintu masuk Pura Tanah Lot. Tak hanya itu, petugas yang berjaga juga selalu mengingatkan para wisatawan yang hadir untuk menjaga jarak aman dengan orang lain dan juga selalu mengenakan masker.

Bagi kalian yang hobi fotografi, mungkin waktu terbaik berkunjung ke Pura Tanah Lot yaitu saat sore hari, karena pada saat jam-jam tersebut pengunjung bisa menyaksikan keindahan matahari terbenam. Tak hanya menyuguhkan sunset yang memukau, Pura Tanah Lot juga terkenal akan upacara keagamaannya. Misalnya saja seperti upacara Piodalan. Upacara keagamaan umat Hindu ini diperingati sebagai hari jadi Pura yang diadakan setiap 210 hari sekali dalam kalender Saka atau 40 hari setelah perayaan hari raya Kuningan. Di waktu tersebut wisatawan diperbolehkan melihat upacara keagamaan namun tetap mengedepankan etika.(***)