Lahan Terendam Banjir, Petani di Pati Manfaatkan Klaim Asuransi

oleh -67 views

JAKARTA – Kementerian Pertanian memberikan apresiasi kepada petani di Pati, Jawa Tengah, yang segera mengurus klaim asuransi. Sebab, sejumlah lahan pertanian di Pati gagal panen akibat terendam banjir.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyebut, banyak pencapaian sejak penerapan asuransi pertanian. Dengan ikut asuransi pertanian ini agar petani merasa aman untuk berproduksi.

“Kita tidak ingin kalau kena bencana alam seperti banjir, kekeringan, bencana alam, atau sapi yang mati itu menyebabkan petani yang rugi,” kata Mentan SYL, Minggu (27/12/2020).

Risiko yang dijamin dalam AUTP meliputi banjir, kekeringan, serangan hama dan OPT. Hama pada tanaman padi antara lain, wereng coklat, penggerek batang, walang sangit, keong mas, tikus dan ulat grayak.

Sedangkan penyakit pada tanaman padi antara lain, tungro, penyakit blas, busuk batang, kerdil rumput, dan kerdil hampa. Serangan hama dan penyakit ini akan mengakibatkan kerusakan yang dapat mengakibatkan gagal panen sehingga petani akan mengalami kerugian.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Sarwo Edhy Wibowo mengatakan, pembiayaan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang dibayarkan melalui mekanisme APBD sangat dimungkinkan bagi daerah yang memiliki kepedulian tinggi pada keberlanjutan pertanian di daerahnya.

“Seperti yang sudah dilakukan Pemerintah Daerah lainnya. Seperti Jawa Tengah yang sudah dilakukan hingga tingkat Provinsi,” ujar Sarwo Edhy.

Jika mengikuti AUTP, kata Sarwo Edhy, para petani tak perlu bersedih karena ada asuransi yang menangani. AUTP sangatlah penting bagi petani utamanya menghadapi musim kering seperti saat ini. Jadi sayang sekali jika petani tidak mau ikut dalam asuransi ini.

“Sayang sekali kalau petani tidak ikut karena jika mereka gagal panen, kan ada uang yang akan cair sebesar Rp 6 juta per hektare. Ini kan sangat membantu petani,” pungkas Sarwo Edhy.

Di Pati, petani asal Kecamatan Pati dan Gabus Wuwur telah mengajukan klaim lantaran padi yang baru mereka tanam terendam banjir.

Klaim yang telah disetujui pihak asuransi, untuk Kecamatan Pati seluas 10,17 hektare, dan Kecamatan Gabus Wuwur 11,49 hektare.

No More Posts Available.

No more pages to load.