Luas Layanan Irigasi di Banggai Kepulauan Meningkat Berkat RJIT

oleh -42 views

BANGGAI KEPULAUAN – Kementerian Pertanian, melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), melakukan kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) di Desa Ponding-ponding, Kecamatan Tinangkung Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

Lewat kegiatan ini, Kementan mampu meningkatkan luas layanan irigasi. Jika sebelumnya irigasi melayani lahan seluas 8 hektare, dengan RJIT luas layanan irigasi menjadi 12 hektare.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, lewat RJIT Kementan akan membantu petani untuk meningkatkan produktivitas.

“RJIT adalah bagian dari kegiatan padat karya. Dengan RJIT, kita berharap bisa membantu petani untuk meningkatkan produktivitas. Karena, air mampu menjangkau lahan pertanian,” katanya, Selasa (22/12/2020).

Sementara Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, berharap petani bisa menjaga saluran irigasi yang telah direhabilitasi.

“Rehabilitasi jaringan irigasi tersier ini dilakukan secara swakelola oleh Kelompok Tani Kuncup Mekar. Tentu kita berharap mereka turut merawat dan mampu memanfaatkannya dengan baik untuk mendukung aktivitas pertanian,” katanya.

Dijelaskan Sarwo Edhy, kondisi Saluran sebelum diperbaiki masih berupa saluran tanah. Kondisi ini membuat distribusi air ke lahan sawah kurang lancar karena banyak mengalami kebocoran.

“Dengan kegiatan RJIT, saluran ini kita perbaiki menjadi saluran permanen menggunakan konstruksi pasangan batu sesuai dengan keinginan anggota kelompok.

Salah satu dampaknya adalah meningkatnya produktivitas. Jika sebelumnya produktivitas hanya 3 ton/ha,  setelah saluran di rehab mengalami kenaikan menjadi 4 ton/ha, dengan indeks pertanaman (IP) 200 atau 2 kali tanam dalam 1 tahun.(*)