JAKARTA — Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran yang akrab disapa Bang Azran keperdulian terhadap rakyatnya tidak pernah kendor sedikitpun. Buktinya, pria asli Betawi itu menyoroti meningkatnya perhatian terhadap isu kesehatan masyarakat di Jakarta.
Hal tersebut khususnya terkait penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC) dan campak yang masih menjadi tantangan serius di wilayah perkotaan padat.
Bang Azran menyampaikan bahwa langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mendorong penguatan program vaksinasi melalui posyandu merupakan langkah positif. Namun demikian, ia menilai upaya tersebut harus dibarengi dengan transparansi data, penguatan edukasi masyarakat, serta pemerataan layanan kesehatan hingga tingkat lingkungan terkecil.
“Jakarta sebagai kota metropolitan masih menghadapi tantangan kesehatan masyarakat yang nyata. Penyakit seperti TBC dan campak seharusnya bisa ditekan secara signifikan jika deteksi dini, vaksinasi, dan edukasi kesehatan berjalan optimal di tengah masyarakat,” ujar Bang Azran, Sabtu (7 Maret 2026).
Berdasarkan data nasional dari Kementerian Kesehatan, Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan kasus TBC tertinggi di dunia. Diperkirakan terdapat lebih dari 1 juta kasus TBC setiap tahun di Indonesia. Sementara itu, DKI Jakarta termasuk provinsi dengan jumlah kasus yang cukup tinggi karena kepadatan penduduk dan mobilitas masyarakat yang besar.
Selain TBC, kasus campak juga masih muncul secara sporadis di beberapa wilayah, terutama pada kelompok anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Oleh karena itu, program vaksinasi melalui posyandu menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat sejak usia dini.
Bang Azran menegaskan bahwa negara harus selalu hadir untuk melindungi kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat berpenghasilan rendah.
“Saya berada di pihak masyarakat. Pemerintah harus memastikan akses layanan kesehatan yang merata, data penyakit yang selalu diperbarui, serta program vaksinasi yang mudah dijangkau warga di seluruh wilayah Jakarta,” tambahnya.
Menurut Bang Azran, penguatan posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di lingkungan masyarakat perlu didukung dengan sumber daya yang memadai, mulai dari tenaga kesehatan, ketersediaan vaksin, hingga sosialisasi yang berkelanjutan.
Ayah empat anak dan tiga cucu itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Kesehatan masyarakat adalah fondasi kekuatan sebuah kota. Jika warga sehat, maka produktivitas meningkat dan kualitas hidup masyarakat Jakarta juga akan semakin baik,” tutup Bang Azran.





