JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FORKABI di bawah kepemimpinan Anggota DPD RI/MPR RI Dapil DKI Jakarta Achmad Azran (Bang Azran) terus memperkuat konsolidasi organisasi menjelang pelantikan kepengurusan periode 2026–2031. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pembentukan Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) yang dihuni para tokoh Betawi, ulama, akademisi, dan purnawirawan yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdian kepada masyarakat serta pembangunan organisasi.
Susunan Majelis Pertimbangan Organisasi DPP FORKABI terdiri atas Drs. HM. Iwan Sa’alih, MM sebagai Ketua, Kolonel Laut (K) Purn. Drg. Djuanda sebagai Wakil Ketua, Marjuki Asmawi, A.Md. sebagai Sekretaris, serta anggota yang terdiri dari Ustadz Jayusman, Drs. Munir Arsyad, S.Ag., MM., Yasin Firdaus, dan Achmad Barif Susanto.
Wakil Ketua Umum DPP FORKABI Purna Kustaman (Pupung) mengatakan, kehadiran Majelis Pertimbangan Organisasi menunjukkan keseriusan kepemimpinan Bang Azran dalam membangun FORKABI dengan fondasi yang kuat, mengedepankan kearifan para sesepuh, serta melibatkan tokoh-tokoh yang memiliki kapasitas, integritas, dan kecintaan yang mendalam terhadap budaya Betawi.
“Alhamdulillah, Bang Azran berhasil menghimpun para sesepuh dan tokoh terbaik Betawi dalam Majelis Pertimbangan Organisasi. Ini bukan sekadar melengkapi struktur organisasi, tetapi menjadi kekuatan moral yang akan menjaga FORKABI tetap berjalan sesuai marwah dan cita-cita para pendirinya. Bang Azran adalah putra asli Betawi yang memahami adat, menghormati orang tua, serta mampu merangkul semua kalangan dengan santun dan penuh keteduhan,” ujar Pupung.
Menurut Pupung, kepemimpinan Bang Azran menghadirkan optimisme baru karena mampu memadukan nilai-nilai luhur budaya Betawi dengan tata kelola organisasi yang profesional, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan.
“Orang Betawi bilang, kalau nakhodanya baik, perahunya insyaallah berlayar dengan tenang. Bang Azran itu sosok yang rendah hati, mudah diajak bermusyawarah, tidak membeda-bedakan orang, dan selalu menghargai para senior. Dengan kepemimpinan seperti itu, kami yakin FORKABI akan semakin solid, semakin disegani, serta semakin besar manfaatnya bagi masyarakat Betawi dan seluruh warga Jakarta,” katanya.
Pupung mengajak seluruh keluarga besar FORKABI menjadikan pelantikan pengurus DPP FORKABI sebagai momentum memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, serta menatap masa depan organisasi dengan semangat kebersamaan.
“Yang kita jaga bukan hanya nama besar FORKABI, tetapi juga amanah para pendiri dan harapan masyarakat Betawi. Mari kita sambut pelantikan ini dengan hati yang lapang dan semangat persaudaraan. Kite rapetin barisan, kite rawat silaturahmi, dan kite dukung Bang Azran agar FORKABI semakin maju, bermartabat, menjadi rumah besar masyarakat Betawi, serta terus memberikan manfaat bagi Jakarta,” tegasnya.
Kepemimpinan Achmad Azran di FORKABI merupakan amanah hasil Musyawarah Besar (Mubes) VI FORKABI yang diselenggarakan pada 23 Mei 2026 di Kota Depok, Jawa Barat. Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, Bang Azran memperoleh kepercayaan mayoritas peserta Mubes untuk memimpin DPP FORKABI periode 2026–2031. Amanah tersebut menjadi tonggak baru bagi FORKABI untuk memperkuat persatuan, memperkokoh jati diri masyarakat Betawi, serta membangun organisasi yang semakin modern, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pelantikan pengurus DPP FORKABI periode 2026–2031 akan dilaksanakan pada 25 Juli 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Pelantikan tersebut menjadi penegasan atas hasil Musyawarah Besar VI sekaligus menandai dimulainya konsolidasi organisasi di bawah kepemimpinan Achmad Azran. Dengan dukungan para ulama, tokoh Betawi, akademisi, purnawirawan, serta seluruh keluarga besar FORKABI, kepengurusan baru diharapkan mampu menjaga marwah organisasi, mempererat persaudaraan masyarakat Betawi, melestarikan budaya Betawi, serta memperkuat peran FORKABI sebagai organisasi yang hadir dan memberi manfaat nyata bagi Jakarta dan Indonesia. (***)







