Pertanian Cerdas Iklim SIMURP Bantu Petani Takalar Dapatkan Hasil Maksimal

oleh -27 views

SULAWESI SELATAN – Penerapan Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) dilakukan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, petani di BPP Polongbangkeng Selatan menggunakan varietas inpari 32.

BPP BPP Polongbangkeng Selatan tersebut sebagai upaya mendukung penerapan teknologi berbasis CSA bagi pelaku utama dan pelaku usaha di lokasi SIMURP.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi tindaklanjut dari Training of Trainer (ToT) dan Training of Farmer (ToF) SIMURP. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta meningkatkan pengembangan usaha dengan penerapan CSA.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, SIMURP memiliki banyak manfaat bagi petani di sekitar Daerah Irigasri dan Daerah Rawa.

“Salah satu tujuan SIMURP adalah meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani melalui penerapan pertanian cerdas iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA),” katanya.

Dijelaskan Mentan SYL, pengelolaan SIMURP ada pada lintas empat kementerian dan lembaga, yaitu Bappenas, Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian.

“Selain itu, tujuan Proyek SIMURP adalah optimalisasi dan modernisasi layanan sistem irigasi yang efektif, efisien dan berkelanjutan dengan target luas areal seluas 276.000 hektar,” ujarnya.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSMDP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, mengatakan SIMURP memiliki sejumlah kegiatan untuk meningkatkan pertanian.

“Diantaranya Training of Trainer (ToT) bagi Penyuluh Pertanian dan Training of Farmer (ToF) untuk petani di Kecamatan,” jelasnya.

Dedi Nursyamsi menambahkan, kegiatan CSA bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas, mengajarkan budidaya pertanian yang tahan terhadap perubahan iklim, mengurangi resiko gagal panen, mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta meningkatkan pendapatan petani khususnya di daerah irigasi proyek SIMURP.

“SIMURP bukan semata-semata ingin memberikan peningkatan produktivitas. Tetapi juga peningkatan kualitas SDM pertanian. Seperti melalui ToF dan ToT,” katanya.

BPP Polsel sendiri dilalui Daerah Irigasi (DI) Pamakkulu dengan cakupan ada pada enam Desa, yaitu Bontokadatto, Bulukunyi, Cakura, Lantang, Moncongkomba, dan Su’rulangi, dengan Luas area sawah DI sekitar 2.953 Ha.

Dan kegiatan ToF telah dilaksanakan pada September hingga Oktober dengan jumlah peserta sebanyak 24 orang dan keikutsertaan perempuan sebanyak 5 orang atau 20,8%, sehingga telah memenuhi target SIMURP yakni 20%.%.sertaan perempuan sebanyak 5 orang atau 20,8%, sehingga telah memenuhi target SIMURP yakni 20%. (NF)