Program BISA Kado Istimewa HUT Kemerdekaan RI Ke-45 Bagi DTW Gunungkidul

oleh -1,818 views

GUNUNGKIDUL – Perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke-75 semakin istimewa di Daya Tarik Wisata (DTW) Gunungkidul, DI Yogyakarta. Sebab, DTW Gunungkidul mendapatkan kado istimewa berupa program BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) dari Kemenparekraf/Baparekraf. Aplikasinya berada di Desa Wisata Pampang dan Ngalang, 18-19 Agustus 2020. Selain dialog khusus, peserta pun akan mendapatkan value lebih berupa pengetahuan dasar fotografi dengan memakai smartphone.

DTW Gunungkidul dijamin ‘merdeka’ dari infeksi Covid-19. Apalagi, program BISA akan dilaunching masif di sana pada 18-19 Agustus 2020. Elemen utama dari ceremony-nya berupa pelatihan, penyerahan bantuan sarana prasarana pendukung, dan aksi bersih-bersih DTW. Launching program BISA diawali di Desa Wisata Pampang pada Selasa (18/8), lalu sehari berikutnya giliran Desa Wisata Ngalang.

“DTW Gunungkidul punya potensi luar biasa. Tapi, situasinya sedikit berbeda karena pandemi Covid-19. Melalui program BISA, DTW ini akan disupport penuh menurut protokol kesehatan sehingga industri pariwisatanya bisa cepat pulih kembali,” ungkap Plt. Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf Frans Teguh,

Mengembalikan atmosfer industri pariwisata, program BISA di DTW Gunungkidul akan diawali dengan pelatihan. Pesertanya berjumlah 100 orang denan materi menyangkut seluruh aspek. Ada sosialisasi penerapan protokol kesehatan, kebijakan pariwisata, penyiapan beragam produk pariwisata, hingga strategi marketingnya. Pelatihan ini diberikan oleh narasumber kapabel, baik dari pusat maupun daerah.

Selain pencerahan melalui transformasi pengetahuan, program BISA dilanjutkan dengan penyerahan bantuan. Untuk Desa Wisata Pampang, bantuannya berupa Wastafel Portable Anti Covid-19 dan papan sebagai penunjuk arah. Adapun Desa Wisata Ngalang aliran bantuannya berupa Wastafel Portable Anti Covid-19 dan berbagai alat sarana penunjang produksi pertanian.

Lebih lanjut, peserta akan mendapatkan pengetahuan dasar fotografi dengan menggunakan smartphone yang dimiliki oleh para peserta. Tips tersebut akan diberikan oleh pakar fotografi. Porsi rangkaian event tersebut dijamin menarik, sebab peserta diharapkan bisa mengdokumentasikan produknya dengan mempergunakan smartphone untuk dipromosikan di media sosial yang peserta miliki, demikian halnya dengan obyek wisata yang ada di desanya.

“Posisi Sumber Daya Manusia menjadi sesuatu yang penting dalam sebuah DTW. Kalau mereka handal dan berkualitas, otomatis DTW-nya akan naik. Sebab, ada banyak karya inovasi kreatif dan terobosan baru yang dihasilkan oleh mereka. Untuk itu, dasar fotografi diberikan. Itu sangat mendukung. Dengan bantuan peralatan, kami harap bisa menunjang akselerasi di DTW bersangkutan secara menyeluruh,” terang Teguh lagi.

Rangkaian launching program BISA di Desa Wisata Pampang dan Ngalang akan diakhiri dengan bersih-bersih DTW. Aksi riil tersebut diikuti oleh seluruh peserta pelatihan. Mereka ini merupakan stakeholder pariwisata di masing-masing DTW tersebut. Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Muh. Ricky Fauziyani mengatakan, DTW Gunungkidul jalankan protokol kesehatan secara penuh.

“Pasar harus diingatkan kalau DTW Gunungkidul ini bebas Covid-19. Ada banyak DTW di Gunungkidul yang kini bisa dinikmati di sepanjang masa transisi. Yang terpenting adalah, wisatawan harus mengikuti regulasi berlaku. Selalu memakai masker, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan. DTW di Gunungkidul dilengkapi berbagai prasarana penunjang protokol kesehatan. Semua dijalankan serius,” kata Ricky.

Kemenparekraf/Baparekraf sebelumnya sudah menggulirkan protokol kesehatan. Acuannya yaitu, KMK Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020. Payung hukum itu mengatur Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pilar utamanya berupa isu Kebersihan, Kesehatan, dan Keamanan.

“Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan potensi atraksi yang ditawarkan, kami terus merekomendasikan DTW Gunungkidul untuk dikunjungi. Ada beragam experience unik dan menarik yang bisa dinikmati wisatawan. Selain alam dan budayanya, kulinernya juga nikmat,” tutup Ricky.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.