JAKARTA – Penataan jaringan utilitas sedang digarap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam proyek yang diberinama Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT). Langkah ini mendapat dukungan dari anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Jakarta, Achmad Azran.
Menurut Achmad Azran, sudah saatnya Jakarta ditata lebih modern.
“Jakarta adalah cermin bangsa. Karena Jakarta adalah pusat pemerintahan dan barometer negeri. Oleh karena itu Jakarta harus dikelola dengan benar, ditata secara modern agar mencerminkan sebagai kota besar,” katanya, Senin (18/8/2025), di Jakarta.
Senator yang akrab disapa Bang Azran itu menambahkan, Pemprov memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk bisa menghadirkan infrastruktur kota yang lebih tertata, aman, dan siap menuju wajah metropolitan yang modern.
“Jangan hanya membangun tanpa memperhatikan estetika, keindahan. Jangan sampai di balik gedung-gedung megah terdapat kabel listrik yang berantakan,” sambungnya.
Putra asli Betawi ini menambahkan, penataan yang dilakukan akan membuat proses Jakarta menjadi kota global semakin cepat.
“Kita berharap level Jakarta dapat terus meningkat, baik secara penampilan maupun kualitas hidup masyarakatnya, khususnya dari sisi keamanan dan kenyamanan. Memang.biayabyang dibutih tidak sedikit, tapi Pemprov harus menemukan solusi agar Jakarta menjadi lebih baik lagi,” katanya.
Bang Azran menjelaskan, salah satu indikator kota global adalah ketersediaan infrastruktur pengelolaan jaringan utilitas yang terpadu dan efisien. Dan ini bisa diwujudkan dengan memindahkan kabel-kabel ke bawah tanah.
Pembangunan SJUT merupakan bagian dari kebijakan tata kelola infrastruktur perkotaan yang diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 110 Tahun 2019, diperbarui melalui Pergub Nomor 69 Tahun 2020, dan disempurnakan dengan Pergub Nomor 11 Tahun 2025. Adapun pembangunan ini dimulai sejak 6 September 2022.
Bukan hanya menampung kabel listrik dan telekomunikasi, SJUT juga mengintegrasikan saluran air minum dan gas. Hal itu berpotensi menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemprov DKI Jakarta.
Selain itu, keberadaan SJUT mampu mempercepat perwujudan Jakarta menjadi kota berskala internasional pada level yang lebih tinggi.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, pihaknya melakukan percepatan program SJUT secara bertahap.
Menurutnya, saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang memulai pembenahan kabel udara. Upaya ini dimulai terlebih dahulu di wilayah Jakarta Selatan.





