Bang Azran Tanggapi Stimulus Ramadan–Lebaran dan Dorong Penguatan Pengawasan Harga Pangan di Jakarta

oleh -6 views
oleh

‎JAKARTA- Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran, menyambut positif langkah Pemerintah Pusat yang telah memfinalisasi paket stimulus senilai puluhan triliun rupiah guna mendongkrak konsumsi dan mendukung aktivitas ekonomi selama bulan Ramadan hingga Idulfitri, baik di Jakarta maupun secara nasional.

‎Menurut Achmad Azran, kebijakan stimulus ini merupakan langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama bulan Ramadan. Dukungan terhadap sektor pangan, UMKM, dan konsumsi masyarakat dinilai sangat relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.

‎“Stimulus ini harus benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah dan pelaku UMKM. Momentum Ramadan dan Lebaran harus menjadi penggerak ekonomi yang inklusif,” ujar pria yang biasa disapa Bang Azran itu.

‎Sejalan dengan itu, Bang Azran juga mengapresiasi langkah DPRD DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menggelar rapat khusus pemantauan stok dan stabilitas harga pangan menjelang Ramadan. Ia menegaskan bahwa pengawasan terhadap harga komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, daging, dan cabai harus dilakukan secara konsisten dan terpadu.

‎“Pengendalian harga pangan adalah kunci menjaga stabilitas sosial dan ekonomi. Jangan sampai stimulus besar justru tergerus oleh lonjakan harga kebutuhan pokok,” tegasnya.

‎Pria asli Betawi itu menambahkan, berdasarkan proyeksi para ekonom, konsumsi rumah tangga selama Ramadan diperkirakan tetap terjaga, meskipun terdapat dinamika ekonomi di tingkat lokal maupun nasional. Namun demikian, ia mengingatkan agar seluruh pemangku kepentingan tetap waspada terhadap potensi gangguan distribusi dan praktik spekulasi harga.

‎Sebagai anggota DPD RI dan MPR RI, Achmad Azran menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pusat dan daerah, memastikan sinergi antara pemerintah pusat, Pemprov DKI Jakarta, serta pelaku usaha, agar masyarakat Jakarta dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan aman, tenang, dan sejahtera.

‎“Negara harus hadir memastikan Ramadan menjadi bulan penuh keberkahan, bukan bulan dengan tekanan ekonomi bagi rakyat,” tutup Achmad Azran.

No More Posts Available.

No more pages to load.