Gaspol Destinasi di Kabupaten Bekasi, Kemenparekraf Hadirkan Sosialisasi Peningkatan Kualitas Pengelolaan Desa Wisata

oleh -1,160 views

Kabupaten Bekasi – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kualitas Pengelolaan dan Jejaring Desa Wisata di Kabupaten Bekasi di Java Palace Hotel, Cikarang, Kabupaten Bekasi pada Rabu (26/10/2022).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Komisi X DPR RI, H Syaiful Huda, Direktur Pengembangan Destinasi I, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wawan Gunawan, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Iyan Prayitna dan Akademisi Pradipta University, Budi Setiawan.

Dalam keynote speech, Ketua Komisi X DPR RI, H Syaiful Huda mengatakan desa wisata menjadi jawaban dalam pemberdayaan langsung masyarakat dalam bidang pariwisata. Mendukung pemerintah dalam intervensi percepatan pembangunan desa yang ingin menjadi desa wisata dengan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh masing-masing desa. Dan juga percepatan desa wisata yang sudah ada dalam pengembangannya. Keberadaan desa wisata ini dapat menaikan perekonomian khususnya masyarakat sekitar.

“Komitmen Kabupaten Bekasi untuk menjadikan Wisata Industri harus selaras dengan pengembangan Desa Wisata di sekitar pabrik-pabrik dan menjadi mitra untuk menunjang destinasi di Kabupaten Bekasi.” Kata Syaiful.

Ditemui di Jakarta, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vinsensius Jemadu mengatakan hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peningkatan kapasitas pelaku pariwisata di Kabupaten Bekasi, sehingga mereka dapat mengidentifikasi, memetakan serta mengembangkan ciri khas atau unique selling point yang dimiliki oleh desa wisatanya.

“Kabupaten Bekasi harus bisa menangkap peluang pariwisata, tindak lanjut dari kegiatan ini yaitu mengidentifikasi, memetakan dan mengembangkan unique selling point. Inovasi, Adaptasi dan Kolaborasi harus dilakukan sesuai dengan arahan Menparekraf Bapak Sandiaga Uno.” Kata Vinsen.

Direktur Pengembangan Destinasi I, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wawan Gunawan mengatakan kunci dari pengembangan destinasi adalah komunikasi. sinergitas dan integrasi di Lintas Kedeputian Kemenparekraf, Lintas KL, Lintas Stakholder, & Lintas Daerah serta Mengimplementasikan SINAKODA (Sinergitas Berbasis Inovasi, Adaptasi dan Kolaborasi antara Pemerintah Pusat & Daerah) untuk mewujudkan Destinasi Berkualitas, Terintegrasi dan Berkelanjutan.

“Saya tadi sudah berbincang dengan Pak Kadis untuk mentrigger pengembangan destinasi di Kabupaten Bekasi. Saya menghimbau kepada Pak Kadis untuk selalu berkomunikasi dengan pemerintah pusat khususnya di Kemenparekraf. Ada 7 Kedeputian di Kemenparekraf yang bisa disinergikan untuk pengembangan destinasi pariwisata di Kabupaten Bekasi.” Kata Wawan.

Wawan pun mengungkapkan apresiasi kepada Ketua Komisi X DPR RI, H Syaiful Huda. Berkat komitmen beliau dalam pengembangan destinasi pariwisata di Kabupaten Bekasi semakin diperhatikan oleh Pemerintah Pusat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Iyan Prayitna mengungkapkan bahwa Kabupaten Bekasi tengah fokus mengembangkan Wisata Industri. Di Kabupaten Bekasi sendiri terdapat 11 kawasan industri dan lebih dari 4000 pabrik. Nantinya akan dibuatkan role model outing class untuk pelajar dan mahasiswa untuk berwisata ke pabrik-pabrik yang ada di Kabupaten Bekasi.
“Selain Pemanfaatan Graha Destinasi di Kabupaten Bekasi, diperlukan pihak ke 3 untuk mengisi kegiatan di Graha Pariwisata. Kami berharap dukungan dari Bapak Syaiful Huda dan Kemenparekraf agar bisa dimaksimalkan fungsi dari Graha Pariwisata.” Ucap Iyan.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Bekasi, Iyan mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Ketua Komisi X, DPR RI, H Syaiful Huda yang telah berkomitmen mengembangkan pariwisata di Kabupaten Bekasi.

Narasumber Akademisi Pradipta University, Budi Setiawan yang juga sebagai Master Trainer Desa Wisata, Auditor CHSE, Asesor LSP/BAN PT/BAN PNF, Expert Asean Skills Competition memberikan paparan mengenai pengembangan Desa Wisata. Menurutnya pentingnya sadar wisata menjadi kunci keberhasilan pengembangan destinasi.

“Masyarakat sebagai salah satu stakeholder pembangunan memiliki peran strategis tidak saja sebagai penerima manfaat pengembangan, namun sekaligus menjadi pelaku yang mendorong keberhasilan pengembangan kepariwisataan di wilayahnya masing-masing.” Tutup Budi.

Di kutip dari laman Jadesta, Kabupaten Bekasi memiliki Desa Wisata yang masuk dalam 300 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 yaitu Desa Wisata Hegarmukti. Selain itu terdapat 3 Desa Wisata lainnya yang terdaftar di Jadesta seperti Kampung Ciranggon, Desa Wisata Sunge Jingkem Sembilangan Samudrajaya, dan Desa Wisata Wanajaya.***

No More Posts Available.

No more pages to load.