JAKARTA — Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan DKI Jakarta, Achmad Azran, menghadiri kegiatan Pelantikan Sobat Ananda Bersinar (SAB) yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta di Menara 165, Rabu (6/5).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, sekaligus tindak lanjut dari program pembentukan dan pelatihan SAB yang telah dilaksanakan pada 27–28 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Bang Azran menyampaikan apresiasi atas inisiatif BNNP DKI Jakarta dalam melibatkan generasi muda secara aktif melalui program “Ananda Bersinar”.
Menurutnya, keterlibatan anak muda bukan sekadar pelengkap, melainkan elemen kunci dalam membangun ketahanan sosial terhadap ancaman narkotika.
“Anak muda bukan hanya objek dari program pencegahan, tetapi harus menjadi subjek dan motor penggerak perubahan. Mereka memiliki energi, kreativitas, serta pengaruh yang sangat kuat di lingkungan sebayanya. Jika diberdayakan dengan tepat, generasi muda dapat menjadi garda terdepan dalam memutus rantai penyalahgunaan narkoba,” ujar Bang Azran.
Ia juga menegaskan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan pendidikan seperti SAB perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, institusi pendidikan, serta keluarga.
“Upaya pencegahan narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi berkelanjutan antara negara dan masyarakat. Program seperti ini menjadi contoh konkret bagaimana kita membangun ekosistem yang sehat, di mana anak muda tidak hanya dilindungi, tetapi juga diberi ruang untuk berkontribusi,” tambahnya.
Sementara itu, BNNP DKI Jakarta menyampaikan bahwa pelantikan “Sobat Ananda Bersinar” merupakan bagian dari program unggulan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia dengan makna Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba.
Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif BNNP DKI Jakarta dan menegaskan bahwa program ini merupakan percontohan yang sangat baik serta perlu direplikasi di seluruh provinsi di Indonesia sebagai strategi pencegahan narkotika berbasis pelajar.
Sementara itu, Kepala BNNP DKI Jakarta, Awang Joko Rumitro, menyampaikan bahwa program “Sobat Ananda Bersinar” dirancang untuk membangun peran aktif pelajar sebagai peer educator, agen perubahan, serta ujung tombak pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan.
Sebanyak 3.717 peserta dari 833 sekolah SMA/SMK/MA/SR se-DKI Jakarta telah mengikuti program ini, terdiri dari 2.899 siswa dan 818 guru. Pada puncak pelantikan, kegiatan diikuti secara luring oleh sekitar 1.000 siswa dan 300 guru pendamping, serta secara daring oleh 1.899 siswa dan 518 pendamping lainnya.
Para peserta yang dilantik diharapkan menjadi perpanjangan tangan BNN dalam upaya pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan, sekaligus bagian dari Satuan Tugas Anti Narkoba sekolah.
Sebagai bentuk keberlanjutan, BNNP DKI Jakarta juga menetapkan sejumlah sekolah binaan untuk dikembangkan menjadi “Sekolah Bersinar” sebagai role model, serta memperkuat pembinaan melalui jejaring komunikasi berbasis wilayah bersama jajaran BNN. Selain itu, pelajar juga didorong berperan sebagai cyber team dalam kampanye digital anti narkoba.
Kegiatan pelantikan ini turut dirangkaikan dengan berbagai agenda, antara lain deklarasi anti narkotika, kolaborasi lintas instansi, serta lomba konten edukatif tentang bahaya narkoba di media sosial. Seluruh peserta memperoleh sertifikat pelatihan dan pin resmi sebagai identitas, sementara guru pendamping mendapatkan sertifikat untuk mendukung pengembangan profesional.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, unsur legislatif, serta tokoh masyarakat, dan turut dimeriahkan oleh penampilan Ari Lasso.
Sebagai penutup, Achmad Azran berharap program SAB tidak berhenti pada seremoni pelantikan, melainkan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar, khususnya di DKI Jakarta.






