Ketua KONI Jakarta Barat Dukung Penuh Komitmen Bang Azran soal Tata Kelola Pendanaan Olahraga

oleh -16 views
oleh

‎JAKARTA — Ketua KONI Wilayah Jakarta Barat, Hermansyah Muhasjim, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Bakal Calon Ketua Umum KONI DKI Jakarta periode 2025–2030, Achmad Azran, dalam menyiapkan tata kelola pendanaan KONI DKI Jakarta yang optimal, transparan, dan akuntabel.

‎Hermansyah menilai gagasan serta skema pendanaan yang disampaikan Bang Azran merupakan langkah strategis dan sangat dibutuhkan untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga Jakarta secara berkelanjutan.

‎“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bang Azran. Kami di KONI Jakarta Barat sangat mendukung penuh komitmen beliau dalam membangun tata kelola pendanaan KONI DKI yang lebih transparan, profesional, dan terukur, termasuk dengan skema angka yang jelas dan realistis,” ujar Hermansyah.

‎Menurut Hermansyah, komitmen Bang Azran untuk tidak hanya mengandalkan APBD, melainkan juga mengoptimalkan sumber pendanaan non-APBD dari BUMN, BUMD, dan sektor swasta, merupakan terobosan penting bagi masa depan olahraga Jakarta.

‎Ia menegaskan bahwa rencana alokasi anggaran berbasis klaster pembinaan yang disampaikan Bang Azran menunjukkan keberpihakan nyata pada prestasi dan keadilan pembinaan.

‎“Kami mencatat dengan jelas, cabang olahraga juara umum PON yang jumlahnya sekitar 17 cabang akan mendapatkan dukungan hingga Rp2 miliar per tahun. Sementara sekitar 25 cabang olahraga Olympic Sports memperoleh Rp1,5 miliar per tahun, dan cabang olahraga non-Olympic maksimal Rp1 miliar per tahun. Ini adalah angka-angka konkret yang sangat dibutuhkan oleh cabang olahraga,” jelas Hermansyah.

‎Lebih lanjut, Hermansyah menekankan pentingnya perhatian Bang Azran terhadap pembinaan berbasis wilayah. Menurutnya, pembinaan atlet sejatinya berangkat dari wilayah sebagai fondasi utama pencetak atlet usia dini.

‎“Pembinaan olahraga itu dimulai dari wilayah. Kami sangat mengapresiasi komitmen Bang Azran yang menyiapkan bantuan sekitar Rp3 miliar per tahun untuk KONI wilayah, guna pembinaan atlet usia dini atau lapis tiga dan lapis empat. Ini sangat relevan dengan kebutuhan riil di lapangan,” tegasnya.

‎Hermansyah juga menilai kebijakan program Bapak Angkat bagi cabang olahraga juara umum PON dan Olympic Sports sebagai langkah visioner untuk memperkuat pembinaan tanpa membebani APBD. Skema tersebut, menurutnya, akan mendorong kolaborasi sehat antara KONI, dunia usaha, dan pihak ketiga.

‎Selain itu, dukungan terhadap badan fungsional melalui alokasi sekitar Rp500 juta per tahun untuk program talent scouting juga dinilai sangat strategis dalam menjaring atlet-atlet berbakat sejak dini.

‎“Transparansi penggunaan anggaran, audit terbuka oleh BPK, BPKP, dan Kantor Akuntan Publik, serta kewajiban proposal dan target prestasi yang terukur adalah bentuk keseriusan Bang Azran dalam membangun olahraga Jakarta yang berprestasi dan berintegritas,” tambah Hermansyah.

‎Hermansyah menegaskan bahwa KONI Jakarta Barat siap bersinergi dan mengawal kebijakan tersebut agar benar-benar berdampak pada peningkatan prestasi atlet.

‎Dia berharap, apabila Bang Azran dipercaya memimpin KONI DKI Jakarta, seluruh komitmen pendanaan tersebut dapat direalisasikan secara konsisten sehingga pembinaan olahraga dari tingkat wilayah hingga provinsi berjalan lebih terarah, kuat, dan berkelanjutan demi kejayaan olahraga Jakarta di tingkat nasional maupun internasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.