GARUT – Dalam berbagai kesempatan, Kementerian Pertanian, melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), mengajak para penyuluh untuk bersama-sama meningkatkan kapasitas petani. Ajakan ini juga disampaikan untuk penyuluh di Kabupaten Garut, yang merupakan wilayah IPDMIP.
Ajakan itu disampaikan dalam Musyawarah Daerah DPD Perhiptani Kabupaten Garut, Kamis (1/4/2021), di gedung Pendopo, Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut dirangkaikan Pelantikan pengurus Perhiptani periode 2021-2026 oleh Ketua DPW Perhiptani Jawa Barat. Dan Penyerahan penghargaan kepada BPP dan dan 31 penyuluh pertanian berprestasi oleh ASDA 2 Kabupaten Garut.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) diberbagai kesempatan selalu mengatakan bahwa pertanian tidak boleh berhenti guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
“Kementan akan terus optimalkan SDM Pertanian untuk menggenjot produksi dan produktivitas bahkan ekspor,” tegas SYL.
Ditambahkannya, peran penyuluh harus dioptimalkan dalam mendampingi petani kecil agar keberpihakan terhadap petani kecil benar-benar terwujud. Dan salah satu langkah penyuluh yang dapat diambil agar pendampingan benar-benar dirasakan oleh petani adalah dengan memberikan solusi permasalahan yang sedang dan selalu dihadapi petani disuatu wilayah.
Menurut Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi, Peran penyuluh sangat penting untuk meningkatkan kemampuan petani. Sebab petani merupakan eksekutor pembangunan pertanian yang bisa mengungkit produktivitas dan produksi, termasuk pendapatannya.
“Disinilah peran penyuluhan. Kita membuat bagaimana kapasitas petani itu meningkat, ilmunya meningkat, semangatnya meningkat, termasuk mendapatkan akses ilmu pengetahuan dan teknologi (informasi pasar, modal, dan distribusi). Penyuluhlah yang bisa seperti itu,” tuturnya.
Musda DPD Perhiptani Garut dihadiri Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi, Bupati Kabupaten Garut Rudi Gunawan, Asda 2, Ketua Umum perhiptani yang diwakili Fathan Rasyid, Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Dadan Hidayat, Tim Ahli Percepatan Pembangunan Daerah Kabupaten Garut bidang Pertanian dan Sosial Ekonomi, Entang Sastraatmaja serta pejabat lainnya.
Acara yang sudah di nanti-nanti para penyuluh pertanian di Kabupaten Garut dirasakan penuh manfaat karena semua pejabat yang hadi memberi sambutan ya ng sangat memotivasi, menginspirasi, menyemangati bahkan memfasilitasi para penyuluh
Melalui Virtual, Bupati Garut Rudy Gunawan memberi ucapan selamat kepada pengurus yang telah dilantik. Rudy juga meminta para pengurus yang baru dapat memperkuat tekadnya dalam membangun pertanian di Kabupaten Garut.
“Kita berharap pengurus baru akan memperkuat dalam membangun pertanian di Kabupaten Garut. Selamat kepada yang dilantik,” ucap Bupati Garut.
Selain itu Rudy berharap para penyuluh pertanian mampu memahami sistem pertanian yang terintegrasi holistik dan komprehensif dengan menerapkan sistem digitalisasi transaksi di dunia usaha, sesuai dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut, guna meningkatkan kesejahteraan para petani.
Penguatan penyuluhan dilakukan dengan berbagai cara. Antara lain, melalui penyuluhan langsung, demplot, face to face dan demonstrasi lapang.
“Penyuluh itu sangat kreatif. Apalagi IT sekarang sudah meningkat. Saat ini sudah dibuat aplikasi-aplikasi untuk penyuluh dan penyuluhan,” katanya.
Ketua DPD Pehiptani Garut yang baru, Aden Kurniawan, mengatakan bahwa peran penyuluh sangat berat, mengharuskannya memiliki kemampuan tinggi, Oleh karena itu, kualitas dari penyuluh harus terus ditingkatkan sehingga mampu berperan dalam memberikan penyuluhan dan mewujudkan pembangunan pertanian.
Peranan agen penyuluhan pertanian adalah membantu petani membentuk pendapat yang sehat dan membuat keputusan yang baik dengan cara berkomunikasi dan memberikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan petani
“Proses penyelenggaraan penyuluhan pertanian dapat berjalan dengan baik dan benar apabila didukung dengan tenaga penyuluh yang profesional, kelembagaan penyuluh yang handal, materi penyuluhan yang terus-menerus mengalir, sistem penyelenggaraan penyuluhan yang benar serta metode penyuluhan yang tepat dan manajemen penyuluhan yang polivalen,” katanya.
Yulia TS, selaku Korwilbin Jawa Barat, menyampaikan jika Musda DPD Perhiptani Kabupaten Garut menghasilkan Rekomendasi Organisasi antara lain Eksistensi penyuluh pertanian tetap penting bagi petani dan pemerintah sebagai lokomotif pembangunan pertanian di masa pandemi ini.
“Sehingga perlu disusun penyelenggaraan penyuluhan yang efektif dan efisien; Mendorong pemerintah untuk menyelesaikan status kepegawaian THL maupun TKK Penyuluh Pertanian menjadi ASN,” katanya.
Selain itu, juga Manajemen penyuluhan pertanian termasuk kelembagaannya di daerah dapat berjalan efektif dan efisien seperti Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) segera dikembalikan fungsinya.
“Fungsinya yaitu sebagai lembaga penyuluhan pemerintah di wilayah kecamatan dan terakhir peningkatan kapasitas dan kompetensi penyuluh pertanian dalam menghadapi tantangan jaman yang terus berkembang,” katanya.(YTS/EZ)





