Penyuluh Sumsel Dibekali Pelatihan Teknis Perbenihan

oleh -169 views
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

KAHYANGAN.NET//SUMATERA SELATAN – Untuk memaksimalkan ketahanan pangan di lokasi IPDMIP, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH ) Provinsi Sumatera Selatan memberikan Pelatihan Teknis Perbenihan bagi Staf Lapangan pada Kegiatan Perekrutan dan Pelatihan PPL Melalui IPDMIP.

Pelatihan berlangsung di Aula Balai Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian, Martapura OKU TImur, 20 – 23 Juli 2020.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, menilai pembekalan terhadap penyuluh sangat penting. Sebab, penyuluh yang nantinya akan memberikan masukan ke petani agar hasil produksi menjadi maksimal.

“Program IPDMIP ini akan memanfaatkan lahan di sekitar Daerah Irigasi, agar para petani yang berada di sekitar Daerah Irigasi dapat melakukan tata kelola air sehingga usahataninya dapat memberikan hasil yang maksimal. Untuk itu, kita memberikan kepada penyuluh dan pendamping serta petugas pertanian lainnya agar bisa maksimal saat mendampingi petani dan produktivitas juga akan maksimal. Sebab melalui Project IPDMIP ini kita ingin menjaga ketahanan pangan,” tutur Mentan SYL.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSMDP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menjelaskan jika IPDMIP bisa digarap dengan baik dan intens, maka produktivitas yang dihasilkan di Daerah Irigasi akan meningkat.

“Pertanian yang digarap dengan baik, akan membantu meningkatkan pendapatan petani yang ujung-ujung adalah kesejahteraan petani akan meningkat juga. Oleh karena itu petani dan penyuluh harus bisa memaksimalkan IPDMIP,” katanya.

Dalam pelatihan, para peserta mendapatkan materi berupa Pengenalan Varietas Benih Unggul; Teknik Budidaya Penangkaran Benih Padi F2-F3 dan F3-F4; Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman; Penanganan Pascapanen dan Penyimpanan Benih; Sertifikasi dan Pengawasan Benih dan Dinamika Kelompok / Rencana Tindak Lanjut.

Narasumber yang dihadirkan berasal dari BPTP, BBI Induk, Petani Penangkar Benih, BAPERLINTAN, Balai Pengembangan Produksi, BPSB dan Widyaswara.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas PTPH Provinsi Sumsel, Antoni Alam. Ia berharap agar peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan dapat mentransfer ilmu yang diperoleh dari rangkaian pelatihan kepada para petani sekolah lapang kegiatan IPDMIP.

“Produksi benih padi di Sumsel masih belum bisa mencukupi kebutuhan. Sehingga masih perlu membeli dari provinsi lain. Diharapkan dengan adanya pendampingan penyuluhan dari para PPL/THL/ Staf Lapangan ini mereka mampu merubah perilaku petani dan memberikan kesadaran tentang pentingnya penggunaan bibit unggul, serta mau dan mampu untuk memproduksi benih padi bagi kebutuhan kelompok,” tutur Antoni.

Antoni juga mengajak petani dan penyuluh untuk mematuhi protokol kesehatan. Sehingga dalam pelatihan ini jarak antar peserta diberi jarak 1,5 x 1,5 m; dan panitia juga menyediakan tempat cuci tangan dan juga dilakukan pengecekan suhu tubuh saat memasuki ruangan.(SN/ EZ)