YOGYAKARTA – Program S2 Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) siap menerima kehadiran para mahasiswa lulusan S1. Khususnya untuk Fakultas Teknologi Mineral.
Menurut Ketua pengurus yayasan pendidikan teknologi nasional (YPTN), Ir. H. Supatno, ITNY memegang Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 517/E/0/2021.
“ITNY menerima lulusan-lulusan S1 dari berbagai disiplin ilmu, seperti Teknik Geologi, Teknik Pertambangan, Teknik Sipil, Teknik Geofisika, Teknik Geodesi
Geografi, serta Perencanaan Wilayah dan Kota Disiplin Ilmu Kebumian Lainnya,” terangnya.
Supatno menjelaskan, Program Studi Magister Teknik Geologi memiliki konsentrasi di bidang Keahlian Lingkungan dan Keahlian Ekplorasi.
“Keunggulan yang kita miliki antara lain Kampus Lapangan Kulon Progo, Dosen Berpengalaman dalam Bidang Akademik dan Praktisi, Dosen Berpengalaman dalam Riset Tingkat Nasional dan Internasional, serta Berkompeten dalam Bidang Ekplorasi, Lingkungan dan Kegunungapian,” terangnya.
Sedangkan kurikulum yang dimiliki ITNY antara lain Program Magister Teknik (geological engineering) yang terbagi dalam dua Konsentrasi, yaitu Bidang Keahlian Lingkungan Bidang keahlian rekayasa kewilayahan geologi, mitigasi kebencanaan geologi, pengelolaan lingkungan, amdal, geoteknik, sistem manajemen kesehatan & keselamatan kerja (SMK3).
“Ada juga Bidang Keahlian Ekplorasi
Bidang keahlian rekayasa mineral, energi, air tanah, rekayasa pertambangan, teknologi batubara, & ekplorasi batubara, perencanaan tambang,” ujarnya.
Dijelaskan Supatno, mahasiswa dibebaskan memilih matakuliah yang diminati.
Selain itu, beban yang diwajibkan mahasiswa pascasarjana adalah minimal 36 sks dan maksimal 42 sks
“Kita menggunakan metode pembelajaran blended learning, atau gabungan tatap muka dan online,” katanya.
Lulusan ITNY memiliki prospek dalam hal Perekayasa Geologi Tematik.
“Mahasiswa kita ajak untuk menguasai konsep geologi terapan. Mampu menerapkan rekayasa bidang keahlian lingkungan dan bidang keahlian ekplorasi,” jelasnya.
Prospek lainnya adalah menjadi Peneliti (ahli) Gunung Api. Yaitu menguasai konsep geologi gunungapi dan ekplorasi sumber daya untuk daerah gunung api berumur kuarter maupun berumur tersier
Mampu menerapkan teknologi dan informasi untuk mitigasi bencana geologi gunungapi.
“Kemudian menjadi Rekayasa Model Geologi Pertambangan. Dimana mahasiswa akan diajak menguasai rekayasa model sumber daya mineral, batuan atau tanah berdasarkan keteknikan dan optimasi pertambangan yang berwawasan lingkungan,” katanya.
Untuk mendukung aktivitas belajar mengajar, ITNY dilengkapi sarana dan prasarana antara lain Laboratorium Mineralogi-Petrologi, Laboratorium Paleontologi-Startigrafi, Laboratorium Geologi Dinamik, Laboratorium Geologi Lingkungan.
Kemudian Laboratorium Kimia, Laboratorium Fisika, Laboratorium Komputasi, Laboratorium Mekanika Tanah dan Batuan, Laboratorium Tambang Bawah Tanah, Laboratorium Tambang Terbuka, Laboratorium Ekplorasi, juga Laboratorium Pengelolaan Bahan Galian.(*)





