Simalungun Manfaatkan IPDMIP untuk Cetak Petani Penangkar Benih

oleh -8,440 views

SIMALUNGUN – Untuk meningkatkan produktivitas, para petani di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, memanfaatkan program IPDMIP untuk mencetak petani penangkar benih.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mengatakan produksi benih unggul saat ini masih belum mencukupi kebutuhan para petani.

“Sehingga diperlukan penangkar benih padi yang dapat membantu menyediakan benih bagi para petani. Kegiatan IPDMIP mendukung hal tersebut dengan mencetak petani penangkar benih,” katanya, Senin (9/11/2020).

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, mengatakan benih unggul merupakan salah satu pengungkit dalam meningkatkan produktivitas padi.

“Penggunaan benih unggul diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan. Untuk itu, IPDMIP mencoba untuk mencetak petani penangkar benih padi di daerah irigasi melalui kegiatan Sekolah Lapangan (SL),” tuturnya.

Dedi Nursyamsi menambahkan, Sekolah Lapang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menyediakan benih unggul, mencukupi kebutuhan petani di wilayah tersebut dan sekaligus meningkatkan pendapatan para petani.

Di Simalungun, berdasarkan CP/CL yang telah dilakukan, benih yang sesuai untuk lokasi tersebut adalah varietas Ciherang dan Inpari 32. Pengadaan Benih benih unggul varietas Ciherang dan Inpari 32 label ungu dilakukan oleh Dinas Pertanian tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara sebagai Pelaksana Program IPDMIP di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Selain untuk persiapan tanam MT II Oktober 2020- Maret 2021 bagi petani yang ada di daerah irigasi, benih ini juga akan digunakan untuk bahan tanam kegiatan Sekolah Lapang petani yang akan nantinya menghasilkan benih label biru atau benih sebar.

Pelaksanaan penyaluran benih label ungu telah dilaksanakan pada tanggal 5-6 November 2020, dan direncanakan akan di gunakan dalam masa tanam II Oktober 2020- April 2021. Benih yang disalurkan tersebut sudah melalui uji dari Badan Sertifikasi Penangkaran Benih dan PBT Propinsi Sumatera Utara.

Pelaksanaan penyaluran pada 5 s/d 6 Nopember 2020, dilakukan oleh Staf Dinas TPH Provinsi Sumatera Utara, Laurel Sihombing, Ayong Purba, Konsultan Kabupaten Muhammad Ridwan dibantu juga dari Penyuluh Kabupaten Nurpede Sihombing, Koordinator penyuluh, dan penyuluh lapangan yang diserahterimakan kepada Ketua Poktan mewakili petani penerima.

Jumlah benih yang disalurkan berjumlah 13,500 Kg, terdiri dari Varietas Ciherang 5275 kg dan Inpari-32 8225 kg.

Petani penerima benih label ungu ini terdiri dari 25 kelompok tani yang tersebar di 5 Kecamatan antara lain Kec Hatunduhan 4 Poktan, Kec Panei 8 Poktan, Kec Hutabayu Raja 8 Poktan Kec Jawa Maraja BahJambi 2 Poktan, Kec Jorlang Hataran 3 Poktan, dengan total luas areal 540 Ha.

Dengan tersalurnya benih berlabel ungu ini diharapkan petani penerima akan mampu untuk menjadi petani penangkar yang memproduksi benih berlabel biru untuk masa tanam MT I April – Sep 2021 , dan juga menjadi petani mandiri benih yang nanti nya mampu meningkatkan pendapatan petani di daerah irigasi program IPDMIP Kabupaten Simalungun.(SWA/EZ)

No More Posts Available.

No more pages to load.