PELABUHAN RATU – Posisi Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata di Sukabumi dikokohkan oleh Kemenparekraf/Baparekraf. Katalisnya melalui program Bimbingan Teknis (Bimtek) SDM Ekonomi Kreatif Fotografi dan gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Aman), Kamis (27/8). Lokasi eventnya berada di halaman Hotel Agusta, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
“Pemkab Sukabumi sangat terbantu oleh kegiatan Bimtek ini. Sebab, semakin menggiatkan aktivitas pariwisata di sini. Melalui Bimtek, peserta tentu akan mendapatkan pengalaman baru. Mereka juga jauh lebih siap menerima wisatawan yang berkunjung ke Sukabumi, khususnya di kawasan geopark,” kata Staf Ahli Bupati Sukabumi Bidang SDM Dana Budiman.
Digulirkan bersamaan, program Bimtek SDM Ekonomi Kreatif Fotografi dan BISA diikuti 100 peserta. Mereka berasal dari pelaku industri pariwisata, ekonomi kreatif, dan masyarakat umum di Sukabumi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Kabupaten Sukabumi yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang SDM Dana Budiman, Perwakilan dari Kemenparekraf/Baparekraf yang diwakili oleh Toar RE Mangaribi Koordinator Subdit Edukasi III Direktorat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif. Bergabung juga Kepala Bidang Industri Pariwisata Iwan Setiawan.
“Kualitas SDM pariwisata dan ekonomi kreatif di Sukabumi akan naik setelah ikut rangkaian event ini. Mereka juga akan semakin berkomitmen untuk menjalankan protokol kesehatan secara penuh. Kami pasti bisa bangkit lebih cepat setelah terpuruk oleh Covid-19. Destinasi wisata saat ini sudah siap dengan acuan protokol kesehatan,” terang Budiman.
Optimalisasi produktivitas pariwisata terus didorong pemerintah. Lebih lanjut, Budiman mengatakan, sinergi besar digalang Pemkab Sukabumi. Selain Dinas Pariwisata Sukabumi, pengembangan juga akan dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PU. “Kami akan bersinergi untuk mengembangkan pariwisata Sukabumi. Penataan akan segera dilakukan sesuai dengan konsep BISA,” kata Budiman lagi.
Menguatkan dukungannya, Kemenparekraf/Baparekraf mengalirkan beragam alat dan barang. Sarana prasarana ini dimaksudkan untuk mensukseskan gerakan BISA. Serah terimanya langsung dilakukan pada Kamis (27/8). Prosesinya dilakukan oleh perwakilan dari Kemenparekraf/Baparekraf diwakili oleh Toar RE Mangaribi Koordinator subdit Edukasi III Direktorat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif kepada Bupati Sukabumi yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang SDM Dana Budiman. Lalu, bantuan diteruskan ke Desa Citepus dan Desa Ciwaru.
“Bimtek ini sebagai salah satu langkah untuk mendorong para pelaku ekonomi kreatif bisa menangkap peluang yang ada. Harapannya, mereka menghasilkan suatu inovasi yang lebih menjual,” kata Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Muh. Ricky Fauziyani.
Ricky menambahkan, peluang sektor ekonomi kreatif Sukabumi sangat besar. Sebab, Sukabumi adalah salah satu kabupaten di Jawa Barat yang memiliki sumber daya pariwisata. Mereka memiliki potensi alam yang sangat beragam. Kekayaan tersebut tentu menjadi modal berharga dalam pembangunan di bidang pariwisata.
“Sukabumi memiliki banyak nilai plus yang bisa dikembangkan. Destinasinya banyak dan beragam. Bila ini dikembangkan secara masif, tentu ada banyak manfaat yang bisa dinikmati masyarakat,” lanjutnya.
Sukabumi memiliki kawasan destinasi Ciletuh, Pelabuhan Ratu, yang telah diakui UNESCO Global Geopark. “Ini suatu kawasan yang diakui secara internasional. Diharapkan akan dapat meningkatkan perekonomian bagi masyarakat sekitarnya”, tegas Ricky.
Potensi tersebut dijamin semakin optimal. Sebab, Sukabumi memiliki aksesibilitas bagus. Poros menuju ke Pelabuhan Ratu kini didukung ruas jalan baru melalui Loji dan Desa Ciwaru. Akses ini memangkas catatatn waktu signifikan, dari 120 menit menjadi 45 menit saja. “Destinasi ini sangat mudah dijangkau. Sekarang tinggal pelaku pariwisata dan industri kreatif berinovasi lebih produktif lagi,” tutupnya.(*)





