JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) Subsektor Radio, Kuliner dan Seni Pertunjukan. Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Mercure Batavia Jakarta pada Rabu (8/6/2022) itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Ekraf Subsektor Seni Pertunjukan, Radio, dan Kuliner.
Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Erwita Dianti mengatakan, sesuai tugas dan fungsi Direktorat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif, yaitu peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pelaku ekonomi kreatif, maka kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan pelaku Ekraf Subsektor Radio, Seni Pertunjukan dan Kuliner di Jakarta.
“Salah satu aspek penting yang harus terus ditingkatkan adalah kapasitas SDM pelaku Ekraf agar dapat meningkatkan pengetahuan mereka dalam hal mengembangkan dan memaksimalkan potensi yang dimilikinya,” ujarnya.
Dikatakannya, para pelaku Ekraf Subsektor Seni Pertunjukan, Radio, dan Kuliner di Jakarta memiliki potensi yang cukup besar untuk terus-menerus dikembangkan. Pengembangan kapasitas SDM yang dilakukan agar para peserta betul-betul memahami secara komprehensif sektor yang tengah mereka geluti.
“Tentu kami berharap agar para peserta dapat memahami dengan baik secara mendalam mengenai industri seni pertunjukan, radio, dan kuliner. Hal itu akan membantu mereka mengembangkan kapasitas diri,” ujar Erwita Dianti.
Subkoordinator Edukasi IIIA Kemenparekraf/Baparekraf, Moh. Reza menuturkan, melalui kegiatan terfokus ini, diharapkan kepada peserta dapat mengembangkan kapasitas diri, sehingga memiliki karakter kuat dalam menghasilkan sebuah karya. Pengetahuan ini penting dikembangkan oleh pelaku Ekraf Subsektor Seni Pertunjukan, Radio, dan Kuliner untuk menambah khasanah dan cakrawala berpikir dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki.
“Dengan begitu, kami berharap para peserta memiliki daya nalar yang kuat berdasarkan rasa, cipta dan karya hingga menjadi sebuah produk yang akan mereka hasilkan kelak,” papar Reza.
Melalui program ini para pelaku Ekraf dapat semakin maksimal dalam sebuah karya. “Kita harapkan juga para peserta dapat beradaptasi, berinovasi dan berkolaborasi dengan baik, sehingga dapat menyelaraskan diri dengan pergulatan zaman yang tengah berkembang,” tutur Reza.
Dikatakannya, kegiatan dengan tema ‘Temu Teman Insan Kreatif’ ini peserta yang dihadirkan sebanyak 100 orang dari masing-masing subsektor “Diharapkan dari Bimtek ini, pelaku Ekraf mendapatkan wawasan baru mengenai ekonomi kreatif di subsektornya masing-masing, juga dapat mempersiapkan kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Reza.
Kepala Seksi Ekonomi Kreatif Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat, Ujang Supandi mengucapkan terima kasih kepada Kemenparekraf/Baparekraf. Ujang mengapresiasi kegiatan ini, karena menurutnya peluang dan potensi bidang pariwisata dan ekonomi kreatif perlu support dan kolaborasi dari berbagai pihak. “Sehingga seluruh pelaku Ekraf yang ada di Kota Jakarta harus dapat mengimplementasikannya ke dalam wirausaha masing-masing,” tutur Ujang.
Hadir sebagai narasumber di antaranya adalah Hilbram Dunar, Sri Fajar Ayuningsih, dan Richard Kalipung yang masing-masing mempresentasikan materinya untuk tiga subsektor tersebut.(*)





