Menpar Bagikan Inspirasi ke 348 Wisudawan Poltekpar Makassar

oleh -1.357 views

KAHYANGAN.NET– Cerita inspirasi disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya di Wisuda Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, Senin (24/9). Menpar menceritakan bagaimana sukses yang diraih pariwisata Indonesia.

Kehadiran Menpar, membuat acara wisuda di Hotel Claro, Makassar, lebih dari sekadar seremonial Menteri yang berhasil membawa Kemenpar No 1 dan terpilih sebagai #TheBestMinitryOfTourism2018 se Asia Pacific di Bangkok, memberikan gambaran masa depan pariwisata.

Menteri Arief Yahya mengatakan 348 wisudawan telah memilih industri yang tepat. Sebab, pariwisata telah dijadikan sektor prioritas oleh Presiden Jokowi. Dan ini pertama kalinya sepanjang sejarah Indonesia.

“Lulusan Poltekpar dan para orang tua tidak perlu khawatir. Pariwisata Indonesia bisa menang dan menjadi terbaik. Terbukti dengan banyak Penghargaan yang telah mampir bagi pariwisata Indonesia. Yang terakhir di TTG. Kemenpar terpilih sebagai NTO atau Ministry of Tourism terbaik se Asia Pasifik,” ucapnya.

Namun tida mudah mempertahankan keberhasilan. Dibutuhkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) untuk mempertahankannya. Sebab, SDM adalah hal mendasar untuk menjaga sustainabilitas pariwisata sebagai core business. Menpar mengingatkan, investasi SDM paling tidak kelihatan wujudnya, tapi sangat terasa impact-nya.

“Sejak di PT Telkom saya paling komit soal SDM. Investasi SDM itu paling penting untuk win the future customers. Poltekpar ini adalah jawaban untuk membentuk SDM Pariwisata terbaik. Ingat yang membedakan antara satu bangsa dengan bangsa yang lain, adalah manusianya. Yang membedakan antara manusia yang satu dengan manusia yang lain adalah karakter dan kompetensinya,” ungkap Menpar.

Di depan para wisudawan, Menpar Arief berpesan, kini saatnya berkiprah dengan mimpi tinggi di industri. Tidak hanya menjadi karyawan, tetapi mulailah berwirausaha. Karena saat ini menjadi enterpreneur di sektor pariwisata sangat menjanjikan.

“Jadilah entrepreneur. Jangan khawatir, saya akan dampingi kalian agar bisa bersaing dalam bisnis di bidang pariwisata. Kemenpar telah membuat inkubator buat anak-anak yang serius mau merintis bisnis. Karena hanya dengan cara ini bisa menaikkan kesenahteraan pelaku industri pariwisata,” katanya.

Menurutnya, 100% lulusan sekolah pariwisata terserap oleh pasar. Sudah terjamin bakal mendapatkan pekerjaan. Seperti di hotel, restoran, cafe, travel agent, dan sebagainya. Ada 40% yang langsung ditawari pekerjaan ke luar negeri. Sisanya, 60% di dalam negeri.

Tetapi, lanjut Menpar Arief, gajinya tidak sebesar industri financial seperti perbankan, pertambangan minyak dan gas, properti atau di dunia telekomunikasi. Rata-rata GM hotel itu Rp 75 juta sampai Rp 100 juta per bulan atau Rp 1,2 M setahun.

“Jauh jika dibandingkan Telco yang CEO-nya bisa Rp 10M sampai Rp 12M setahun. Karena itu harus dengan entrepreneur, angka itu bisa dikejar,” jelas Arief.