Peserta Famtrip TA/TO India Memuji Destinasi Bali

oleh -637 views

BALI – Para peserta Famtrip TA/TO India benar-benar mendapatkan pengalaman tidak terlupakan saat mengunjungi Bali. Terlebih saat mendatangi sejumlah destinaai seperti Samsara Living Museum dan Tirta Gangga, Sabtu (28/9). Pujian mengalir dari para peserta.

Salah satunya dari Mrs. Reena Chopra, Direktur di Magical Holidays.

“Samsara Living Museum sangat indah, tempat yang menawarkan keaslian masyarakat Bali yang sesungguhnya. Bali memilih warisan budaya yang kaya akan tradisi dan sangat dijaga kelestariannya dengan turun temurun dari generasi ke generasi,” pujinya.

Pujian juga disampaika Mrs. Mona Anand, Managing Director di Kamal Tours & Travels. Menurutnya, lunch di Samara sangat mengesankan. Ia menyoroti konsep tempat makan yang sangat tradisional.

“Sangat tradisional. Dari wadahnya, penyajian makanan, dan banyaknya menu makanan yang di hidangan membuat saya bingung, mau makan yang mana dulu,” ujar Mona.

Co- Founder Samsara Living Museum, Ida Bagus Agung Gunartawe, menjelaskan jika tempat ini masih baru. Samsara Living Museum baru di buka tahun ini. Akan tetapi perancangannya butuh 3 tahun.

“Konsep yang kami tawarkan adalah mengangkat kembali otensitas Bali. Karena pada saat ini Bali sudah menjadi kota metropolitan. Bagaimana masyarakat sekarang mulai kesulitan mencari Bali yang otentik. Dengan mengangkat salah satu tema Samsara The cycle of Bali is Life. Menceritakan siklus masyarakat Bali mulai dari dalam kandungan, lahir, hidup dan mati,” tuturnya.

Dijelaskannya, market mayoritas dari Samsara adalah turis asal Eropa. Karena mereka lebih tertarik dengan culture, heritage dan spritual masyarakat Bali.

Menurutnya, famtrip asal travel India akan sangat membantu mempromosikan Samsara.

“Dan program ini sangat efektif karena mereka bisa langsung merasakan, berinteraksi sehingga memudahkan mereka mengemas paket wisata Bali khususnya Karangasem,” jelasnya.

Tidak hanya Samsara yang membuat peserta Famtrip terkesan. Taman Tirta Gangga pun dipuji. Salah satu peserta yang memujinya adalah Mr. Rupak Sirohi, Directory di Star Vacation.

“Taman Tirta Gangga sangat indah. Di sini saya sangat senang, bisa memberi makan ikan secara langsung dan dari dekat, bahkan bisa berada di tengah-tengah kolam sambil berfoto sangat mengasyikkan. Saya juga sangat terkesan begitu banyak patung patung Hindu menambah kesan eksotis,” katanya.

Senada demgan Rupak, Mr. Chetan Dave dari Travel CO-Ordinator Manager di Trans Globe Travel juga memuji Taman Tirta Gangga. Chetan yang baru pertama kali ke Indonesia, sangat memuji Bali.

“Saya baru pertama kali ke Bali. Saya sangat takjub kebudayaan Hindu di sini sangat kental. Contohnya taman Tirta Gangga. Pemandangan indah, udaranya sangat sejuk. Kolam kolam yang terlihat begitu cantik dengan ikan-ikan didalamnya. Sangat rekomended untuk market RAJKOT,” katanya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata Nia Niscaya, menilai unsur kedekatan budaya antara Bali dan India turut mempengaruhi.

“Secara culture, budaya Bali dan India tidak jauh berbeda. Itulah yang membuat wisatawan India betah berada di Pulau Dewata. Mereka bisa merasakan suasana layaknya di rumah. Apalagi dari ibadah dan kuliner jiga serupa. Ditambah Bali juga dikenal dengan keramahan masyarakatnya terhadap wisatawan,” papar Nia, diamini Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional III Kemenpar Sigit Witjaksono.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan jika famtrip menjadi cara yang efektif untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.

“Famtrip mengajak peserta untuk mengenal destinasi yang ada Bali. Cara ini efektif. Karena peserta yang terdiri travel agent akan melihat, dan merasakan langsung keindahan Indonesia. Khususnya Bali. Dan ini akan membantu mereka dalam menyusun paket perjalanan,” papar mantan Dirut PT Telkom itu.

No More Posts Available.

No more pages to load.