Rayakan Dies Natalis, HMTA ITNY Gelar Seminar Nasional

oleh -266 views

Yogyakarta — Seminar Nasional bertajuk “Potensi Investasi The Gold Year dengan Sumber Daya Mineral Menuju Transisi Energy Evolution 2045” yang digelar Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTA) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) mendapat sambutan luar biasa.

Apalagi, kegiatan yang digelar di Hotel Grand Keisha, Jalan Gejayan Yogyakarta, Selasa (14/4/2025), dalam rangka Dies Natalis ke-21 HMTA ITNY, menghadirkan Tony Wenas, President Director & CEO PT Freeport.

Seminar diikuti 160 peserta dari berbagai kalangan, baik mahasiswa, profesional pertambangan, maupun masyarakat umum. Kontribusi peserta untuk mengikuti seminar ini sebesar Rp140.000 untuk umum dan Rp125.000 untuk anggota HMTA.

Seminar dibagi dalam dua sesi utama. Pada sesi pertama, tampil sebagai pemateri adalah Tony Wenas yang dilanjutkan Prof. Dr. Ir. Supandi, Guru Besar Ilmu Geoteknik Tambang ITNY.

Dalam paparannya, Tony menekankan Optimalisasi dalam Transisi Energi, tantangan dan peluangnya.

Dijelaskannya, tantangan dalam transisi energi adalah Industri Pertambangan harus mendukung Target Nett zero emision 2060 Indonesia melalui strategi energi seperti mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan menggantinya dengan energi terbarukan.

“Sementara peluangnya adalah Indonesia memiliki sumberdaya mineral top 10 dunia. Dan sumberdaya mineral tersebut diperlukan untuk mendukung transisi energi di seluruh dunia,” jelasnya.

Selanjutnya, Prof. Supandi membahas tentang Strategi Penurunan Emisi Pada Sektor Pertambangan Menuju Indonesia Net Zero Emission (NZE). Ia memaparkan 10 alternatif inisiatif untuk mempercepat pengurangan emisi.

Pada sesi kedua, diskusi menghadirkan Tom Malik, Head of Corporate Communications PT Merdeka Copper Gold, Tbk, dan Catur Gunadi, Sekretaris Umum PERHAPI.

Catur Gunadi menekankan Pentingnya SDM kompeten dan peningkatan teknologi menjadi dasar investasi transisi energi.

“Indonesia bisa menjadi The Future Asia 2040 jika bisa mengoptimalkan The Gold Year,” tegas Catur.

Sementara Tom Malik menjelaskan soal Environmental, Social, Governance (ESG) yaitu Pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan kemampuan generasi selanjutnya, artinya Industri pertambangan harus berorientasi pada 3P (Profit, People, Planet)

Menurut Ketua Dies Natalis ke-21 HMTA ITNY, Muhammad Rizqi Ramadhan, semula dijadwalkan hadir pula Irwandy Arif (Chairman Indonesia Mining Institute) dan Sudirman Widhy Hartono (Ketua PERHAPI).

“Namun karena agenda mendadak sebagai komisaris, keduanya berhalangan hadir,” jelasnya.

Acara yang digelar HMTA ITNY ini menjadi bukti nyata bahwa peran mahasiswa dalam dunia pertambangan tidak hanya sebatas wacana akademik, namun juga sebagai bagian penting dalam mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa perubahan menuju pertambangan yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

Kaprodi Teknik Pertambangan ITNY, Bayurohman Pangacella Putra, ST, MT, memberikan apresiasi atas suksesnya acara tersebut.

“Dengan menghadirkan pemateri dari unsur praktisi, asosiasi profesi, dan akademisi di bidang pertambangan, seminar ini mampu menggugah rasa ingin tahu lebih besar akan kondisi, tantangan, teknologi, serta inovasi terkini mengenai issue transisi energi di Indonesia,” katanya.

“Peran yang akan diemban para mahasiswa pertambangan setelah lulus nanti, mengingat salah satu tumpuan dari transisi energi ini adalah pemanfaatan bahan galian mineral,” imbuhnya.

Bayurohman menambahkan, kegiatan bernuansa akademik ini adalah kegiatan rutin yang merupakan bentuk realisasi himpunan mahasiswa sebagai wadah pengembangan diri dari segi penalaran dan keprofesian mahasiswa.

Jika ingin mengetahui lebih lengkap terkait kampus ini silahkan kunjungi https://itny.ac.id/.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.