Petani NTB Diajak Mengenal Rantai Nilai

oleh -955 views

NUSA TENGGARA BARAT – Kementerian Pertanian mengajak petani di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meningkatkan pengetahuan. Salah satunya dengan mengetahui rantai nilai tanaman. Pengetahuan tersebut disampaikan dalam Pelatihan Dasar Rantai Nilai IPDMIP, Selasa-Sabtu (23-27/3/2021).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, petani saat ini dituntut untuk mengembangkan pengetahuannya.

“Petani kita tuntut untuk terus menambahkan pengetahuan. Baik dari kegiatan on farm maupun off farm. Hal ini sangat penting bagi petani agar mereka pun memiliki kemampuan untuk mengetahui keuntungan dari usaha yang mereka jalankan,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSMDP) Kementan, Dedi Nursyamsi.

“Petani tidak boleh hanya mengetahui bagaimana cara menanam. Petani juga harus mengetahui hal lain dari pertanian,” katanya.

Menurut Dedi Nursyamsi, petani harus mengetahui mengenai rantai nilai hingga pemasaran.

“Tuntutan saat ini adalah petani mengetahui rantai nilai. Bagaimana menaikkan nilai tanaman. Sehingga mereka tidak menjual hasil panen dalam bentuk gabah karena nilainya kecil. Petani harus menjual dalam bentuk beras karena nilainya lebih besar, dan lainnya,” tuturnya.

Pelatihan Dasar Rantai Nilai IPDMIP di NTB dibuka oleh Kepala Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB. Dihadiri oleh Pejabat eselon 4, widiyaiswara, penyuluh pertanian, konsultan Ogo dan konsultan regional 7 pertanian.

Peserta pelatihan adalah tim rantai nilai kabupaten pelaksana IPDMIP, yaitu Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Bima.

Dalam pelatihan ini diharapkan peserta untuk memahami dan menguasai tentang konsep, praktek dan fasilitasi rantai nilai yang ada di tanaman padi, sayuran dan tanaman pangan bernilai ekonomi tinggi.

Dari pelatihan ini peserta diharapkan dapat membuat peta rantai nilai komoditas padi dan komoditas tanaman bernilai ekonomi tinggi di daerah irigasi.(YTS/EZ)

No More Posts Available.

No more pages to load.