Kemenparekraf Petakan Potensi 4 Desa Wisata di Sekitar Danau Toba

oleh -50 views

BALIGE – Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Masterplan Desa Wisata Danau Toba yang dilakukan di Hotel Labersa, Balige, Kabupaten Toba, Sabtu (5/12/2020), dimanfaatkan Kemenparekraf/Baparekraf untuk memetakan keunggulan 4 desa wisata. Ke-4 desa wisata itu adalah Desa Meat, Desa Djangga Dolok, Desa Tara Bunga, dan Desa Lintong Nihuta.

Andhy Marpaung, Sub Koordinator Destinasi Area 1A Direktorat Pengembangan Destinasi Regional 1 Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, mengatakan FGD dilakukan untuk mendapatkan saran dan masukan.

“Khususnya terkait penyusunan masterplan wisata di desa wisata Danau Toba yaitu Desa Meat, Desa Djangga Dolok,  Desa Tara Bunga dan Desa Lintong Nihuta,” tuturnya.

Andhy Marpaung menambahkan, masterplan ini yang akan menjadi acuan dalam pengembangan desa wisata.

“Lewat FGD ini, kita juga ingin menyampaikan jika pengembangan desa wisata bukan hanya masalah infrastruktur. Pengembangan SDM juga penting untuk dilakukan,” paparnya.

Andhy Marpaung berharap masterplan bisa diperkuat dengan peraturan desa sehingga tidak mengalami perubahan setiap tahun.

Sedangkan pemetaan keunggulan desa wisata disampaikan Tim Tenaga Ahli Penyusun Masterplan Desa Wisata Kemenparekraf yang disampaikan bergantian oleh Wita Simatupang, Rakha, Meilany, dan Khairul.

Dalam kegiatan itu, disampaikan jika keunikan dan keunggulan Desa Meat adalah keindahan Huta Batak. Meat memiliki hamparan persawahan pesisir danau, view indah. Usulan fasilitas utama di Meat adalah Bukit Pandang Simundi, dan rehabilitasi Huta Batak.

Sementara di Desa Lintong Nihuta terdapat pasir putih Danau Toba. Lintong Nihuta memiliki view bukit dengan latar belakang Danau Toba. Desa ini memiliki Taman Wisata Air Pakkodian dan Teras Panorama Singgolom.

Untuk Desa Tara Bunga, salah satu keunggulannya adalah Rumah Belajar Batak yang juga menjadi pusat bisnis desa.

Dan di Desa Jangga Dolok fasilitas utama yang dimiliki adalah huta dan hutan wisata.