BEKASI – Walikota Bekasi, Tri Adhianto, memberikan dukungan penuh untuk suguhan seni megah Semarak Wayang Ajen Diversity, yang akan mengangkat lakon Agung Tembang Perkasa Ksatria Amarta.
Event yang akan menjadi bagian dari Pesona Nusantara Bekasi Keren 2025, rencananya akan digelar 30 Agustus 2025, di Plaza Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Acara ini menjadi bagian penting dari langkah strategis Pemkot Bekasi dalam memperkuat identitas kota sebagai pusat kreativitas dan kebudayaan modern yang tetap berakar pada tradisi.
Wayang Ajen Diversity sendiri adalah karya monumental Ki Dalang Wawan Ajen yang dikenal sebagai salah satu ikon pertunjukan kontemporer Indonesia.
Lakon monumental Tembang Perkasa Ksatria Amarta yang diangkat maestro seni pertunjukan, Ki Dalang Wawan Ajen, adalah kisah epik yang sarat nilai moral dan kepahlawanan.
Ratusan seniman lintas disiplin akan tampil dalam kolaborasi dahsyat yang memadukan seni pedalangan, tari, musik tradisi, orkestra modern, multimedia interaktif, dan tata cahaya kelas dunia.
Kekuatan Wayang Ajen terletak pada kemampuannya menggabungkan pakem tradisi dengan inovasi modern, sehingga melahirkan tontonan lintas generasi, menghibur kalangan muda tanpa kehilangan ruh budaya.
Wayang Ajen sendiri telah menembus panggung nasional hingga internasional, tampil di berbagai kota besar Indonesia dan luar negeri.
Kehadirannya di Kota Bekasi menegaskan bahwa kota ini tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga ruang pertemuan seni, budaya, dan teknologi.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memberikan apresiasi penuh terhadap penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, pelestarian budaya adalah bagian penting dari pembangunan manusia seutuhnya.
“Bekasi bukan hanya kota industri dan perdagangan, tetapi juga kota dengan jiwa budaya yang hidup. Melalui Wayang Ajen Diversity, kita merayakan kreativitas sekaligus menanamkan nilai luhur bagi generasi muda,” ujarnya.
“Bekasi Keren 2025 adalah kota yang maju infrastrukturnya, modern teknologinya, namun tetap kuat jati dirinya sebagai kota berbudaya,” kata Tri Adhianto.
Sementara Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe, menegaskan bahwa dukungan Pemkot Bekasi terhadap kegiatan seni budaya merupakan bagian dari komitmen nyata untuk membangun kota yang modern, ramah, inklusif, dan membanggakan warganya.
Gelaran Pesona Nusantara Bekasi Keren 2025 menegaskan jika Kota Bekasi terus berbenah di bawah kepemimpinan Tri Adhianto dan Harris Bobihoe.
Menurut H. Arief Maulana, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, konsep Bekasi Keren bukan sekadar jargon, melainkan wujud nyata komitmen pembangunan Indah kotanya, Hijau lingkungannya, Sejahtera warganya, Mudah pelayanannya, Merata infrastrukturnya, Menjaga warisan budayanya, Maju UMKM-nya & berkembang industrinya, Ramah bagi perempuan, anak, dan disabilitas.
“Kota Bekasi hadir sebagai kota modern yang berbudaya, tempat di mana kemajuan ekonomi dan teknologi berjalan seiring dengan penguatan identitas budaya,” ujarnya.
Lebih dari sekadar hiburan, Pesona Nusantara Bekasi Keren 2025 adalah momentum strategis yang menunjukkan bahwa Kota Bekasi mampu merangkul masa depan tanpa melupakan akar budaya.
“Perhelatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada fisik dan infrastruktur, tetapi juga pada jiwa masyarakat yang berakar pada nilai budaya luhur,” kata Arief lagi.
Arief Maulana sendiri dikenal peduli terhadap pengembangan dan kemajuan pariwisata dan budaya Kota Bekasi.(*)






