Perkuat Destinasi Atraksi Wisata Budaya, Milenial Bekasi Sajikan Tari Ronggeng Beken Massal

oleh -664 views

BEKASI – Persembahan spektakuler diberikan milenial Bekasi. Memperkuat destinasi atraksi wisata budayanya, mereka menggelar tari Ronggeng Beken secara masal pada Minggu (24/11). Tarian tersebut melibatkan ribuan pelajar di Depan Trade Mall Prima Regency, Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Apresiasi bagi para milenial di destinasi wisata Bekasi. Mereka luar biasa karena kreatif menghadirkan Tari Ronggeng Beken secara massal. Mereka membawakannya secara atraktif. Aktivitas ini tentu menjadi branding wisata yang sangat positif bagi destinasi wisata Bekasi,” ungkap Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenparekraf Dadang Rizki Ratman.

Mengusung tema ‘Lestarikan Seni Budaya Bangsa Sebagai Pewaris Peradaban Bagi Generasi Muda Kita’, Tari Ronggeng Beken dibawakan oleh 2019 penari. Atraksi ini menjadi bagian dari event Gema Patriot Art Festival 2019. Festival punya 5 konten utama dengan konsep perlombaan dengan melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Khusus Lomba Kreativitas Kostum terbuka bagi masyarakat umum.

“Sesuai temanya, beragam seni dan budaya tradisional akan lestari di Bekasi. Sebab, milenialnya punya kepedulian tinggi. Selain peduli, mereka juga kreatif dan produktif hingga event menarik seperti ini bisa dihadirkan. Penyelenggaraannya menarik dan respon publik sangat positif,” tegas Dadang.

Menggunakan motor milenial, Tari Ronggeng Beken massal dikemas unik dan menarik. Setelah prosesi pengalungan selendang dilakukan stakeholder pariwisata Bekasi, sebanyak 2019 penari pun beraksi. Gerakan tarinya dinamis dan kompak mengikuti alunan musik. Semakin spesial, para penari memakai busana tradisional khas sunda lengkap dengan selendang, mahkotanya, hingga kacamata hitam.

“Tarian ini mengenalkan beragam potensi Bekasi dan Jawa Barat sebagai destinasi wisata menarik. Ada banyak warna budaya yang bisa dinikmati di sini. Busana tradisional Jawa Barat memang menarik. Kami pun gembira karena event ini dihadiri banyak wisatawan. Mereka menikmati kekayaan tradisional khas Sunda. Secara history, Tari Ronggeng sangat menarik di Jawa Barat,” papar Dadang lagi.

Secara umum, Tari Ronggeng memang berkembang di Tatar Pasundan. Saat menari secara berpasangan, para penari biasanya bertukar ‘ayat-ayat’ puitis. Tari Ronggeng hakikatnya memiliki banyak jenis. Selain Ronggeng Beken, masyarakat Sunda juga mengenal Tari Ronggeng Gunung. Tarian tersebut disakralkan karena ada kaitannya dengan Nyai Pohaci Sanghyang Asri. Dalam menarikannya ada banyak aturannya.

“Tari Ronggeng memang menjadi fenomena yang luar biasa. Ada banyak filosofi besar yang ada ada di dalamnya. Melalui event Tari Ronggeng Beken massal ini, wisatawan bisa menelisik dan mengenal lebih jauh hal-hal terkait Tari Ronggeng masyarakat Sunda. Jadi, silahkan eksplorasi lebih dalam lagi dengan datang langsung ke Bekasi dan wilayah Jawa Barat lainnya,” lanjut Dadang.

Dikemas kekinian milenial Bekasi, Tari Ronggeng menjadi daya tarik wisata budaya yang menjanjikan. Sebab, pasar milenial memang menjanjikan dengan kontribusi 51% bagi pasar pariwisata dunia. Asia menjadi rumah bagi populasi milenial hingga 2030. Sebanyak 57% milenial ada di Asia. Sebaran milenial terbesar di Tiongkok dengan jumlah 333 Juta orang. Indonesia memiliki pertumbuhan 82 Juta milenial, lalu ada 42 Juta milenial di Filipina.

“Bekasi memang destinasi wisata yang ramah bagi milenial. Semua hal yang dicari oleh para milenial ada di Bekasi. Budaya di sana tumbuh lestari dengan parameter Gema Patriot Art Festival 2019 dan Tari Ronggeng Beken massal ini. Ke depannya, destinasi wisata Bekasi akan terus tumbuh khususnya untuk pasar milenial ini,” tutup Asisten Deputi Destinasi Regional II Kemenparekraf Wawan Gunawan.(****)