Promosikan Bali Kembali, Kemenparekraf Siap Datangkan Wisman ASEAN

oleh -1,623 views

Jakarta – Dalam rangka melaksanakan program promosi pariwisata Indonesia dan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asal ASEAN ke Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif c.q Deputi Bidang Pemasaran akan melaksanakan kegiatan Perjalanan Wisata Umum Pengenalan/Familiarization Trip di Pasar ASEAN dengan mengundang 6 orang TA/TO dari Malaysia, Singapura dan Thailand yang akan dilaksanakan pada tanggal 12-15 Juli 2022 di Bali.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mempromosikan kembali destinasi pariwisata Indonesia khususnya Bali kepada wisatawan mancanegara terutama wisatawan dari ASEAN. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye promosi #ItsTimeforBali.

“Selain itu kegiatan ini diharapkan juga menjadikan Indonesia sebagai top of mind bagi wisatawan dari ASEAN” kata Sandiaga.

Ni Wayan Giri Adnyani, Sekretaris Kemenparekraf/Baparekraf sekaligus Plt. Deputi Bidang Pemasaran menambahkan, “Malaysia, Singapura dan Thailand adalah pasar yang sangat penting bagi pariwisata Indonesia terutama Malaysia dan Singapura yang selalu menjadi peringkat teratas penyumbang wisatawan mancanegara ke Indonesia.”

Malaysia dan Singapura merupakan pasar potensial bagi Indonesia. Pada tahun 2019 wisatawan Malaysia yang datang ke Indonesia sebesar 2.9 juta dan Singapura sebesar 1.9 juta wisatawan. Di tahun yang sama, Malaysia menempati rangking pertama dan Singapura menempati rangking ketiga setelah Tiongkok.

Tahun ini, Kemenparekraf akan memfokuskan upaya promosinya dengan berkolaborasi dengan pelaku utama bisnis pariwisata dalam dan luar negeri meliputi tour agent/tour operator, hotel, maskapai dalam bentuk misi penjualan dan kerjasama terpadu. Selain untuk mendorong jumlah kunjungan wisman ASEAN ke Indonesia, kami berharap upaya ini akan memberikan dampak langsung yang positif bagi masyarakat dan pelaku usaha pariwisata di Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.