Parade Senja di Washington, D.C. dan Jejak Kerja Sama US Marine Corps–Korps Marinir TNI AL

oleh -12 views
oleh

WASHINGTON-Sunset Parade atau Parade Senja di U.S. Marine Corps War Memorial, Washington, D.C., merupakan salah satu tradisi militer paling ikonik di Amerika Serikat. Digelar setiap musim panas di depan Monumen Iwo Jima, acara ini menampilkan perpaduan musik militer, formasi presisi, dan disiplin khas Korps Marinir Amerika Serikat. Di balik kemegahan pertunjukannya, Sunset Parade membawa pesan yang lebih besar: penghormatan terhadap sejarah, pengabdian para prajurit, dan semangat solidaritas antarpasukan.

Pada 30 Juni 2026, Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo, beserta istri dan para Alumni Institut Teknologi Bandung Angkatan 1973 mendapat kehormatan menghadiri Sunset Parade 2026 yang tahun ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Komandan Korps Marinir Amerika Serikat, Jenderal Eric M. Smith.

Tradisi ini berawal pada pertengahan abad ke-20 setelah peresmian Monumen Iwo Jima. Sejak itu, Sunset Parade menjadi bagian dari upaya Korps Marinir Amerika Serikat untuk menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus memelihara identitas korps yang dikenal sebagai pasukan first to fight. Dalam upacara tersebut, para hadirin disuguhi penampilan US Marine Drum & Bugle Corps, demonstrasi ketangkasan peleton senapan melalui atraksi silent drill yang presisi, defile pasukan Marine Barracks Washington, hingga penutupan berupa tembakan salvo dan bunyi sangkakala dari puncak monumen sebagai penghormatan kepada para prajurit yang gugur sejak Korps Marinir Amerika Serikat dibentuk 250 tahun silam.

Tradisi Parade Senja sejatinya juga dikenal di berbagai angkatan laut dunia. Di Indonesia, TNI Angkatan Laut secara berkala menyelenggarakan Parade Surya Senja di Kesatrian Akademi Angkatan Laut, Surabaya, sebagai bentuk penghormatan kepada para perwira tinggi yang memasuki masa purna tugas.

Di balik tradisi yang sarat makna tersebut, hubungan antara Korps Marinir Amerika Serikat dan Korps Marinir TNI Angkatan Laut juga terus berkembang melalui berbagai latihan bersama. Salah satu yang paling menonjol adalah Keris Marine Exercise (Keris MAREX) yang bertujuan meningkatkan interoperabilitas, kemampuan pertahanan pesisir, serta kesiapan menghadapi tantangan peperangan modern. Dalam latihan ini, kedua korps saling bertukar pengalaman, taktik, dan prosedur operasi, termasuk penggunaan senjata multi-awak, latihan menembak, serta pengembangan sistem pertahanan udara nirawak.

Selain Keris MAREX, kedua korps juga secara rutin melaksanakan RECONEX, latihan pengintaian bilateral untuk memperkuat kemampuan operasi pengintaian dan kewaspadaan di wilayah maritim. Program Platoon Exchange (Platex) yang kembali diaktifkan pada 2024 turut memperdalam pertukaran kemampuan di tingkat peleton. Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian latihan Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) bersama TNI Angkatan Laut, Angkatan Laut Amerika Serikat, dan Korps Marinir Amerika Serikat yang berfokus pada keamanan maritim serta peningkatan Maritime Domain Awareness.

Menurut Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo, tradisi militer seperti Sunset Parade memiliki makna yang melampaui seremoni. “Tradisi militer seperti Sunset Parade tidak hanya menjadi penghormatan kepada pengabdian para prajurit, tetapi juga memperkuat semangat persahabatan, saling percaya, dan kerja sama yang telah terjalin baik antara Korps Marinir Indonesia dan Amerika Serikat dalam mendukung stabilitas kawasan maritim,” ujarnya.

Rangkaian kerja sama tersebut menunjukkan bahwa korps marinir tidak hanya berperan sebagai pasukan tempur, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam diplomasi pertahanan. Bagi Indonesia dan Amerika Serikat, hubungan antarmarinir menjadi sarana membangun kepercayaan, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kontribusi bersama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

No More Posts Available.

No more pages to load.